Trubus Kusala Swadaya

Penganugerahan Trubus Kusala Swadaya dari Yayasan Bina Swadaya kepada pelaku kewirausahaan sosial muda pada Kamis, 5 November 2015.

Penganugerahan Trubus Kusala Swadaya dari Yayasan Bina Swadaya kepada pelaku kewirausahaan sosial muda pada Kamis, 5 November 2015.

Orang-orang muda berikut ini punya sejumlah kesamaan. Mereka tangguh menghadapi cibiran dan cemoohan. Mereka juga teguh menggapai cita-cita dan asa yang menggelora di hati. Mereka mampu melihat peluang di tengah ancaman. Semua aktivitas mereka digerakkan karena kepedulian kepada sesama. Guru Besar Fakultas Ekonomi Univeritas Indonesia dan praktikus wirausaha, Prof Rhenald Kasali, menyebut mereka kebalikan dari generasi wacana yang sekarang ini mewabah. Generasi wacana yakni mereka yang hanya bisa beropini tanpa melakukan tindakan nyata untuk mengubah keadaan.

Para generasi nyata itu adalah Baban Sarbana, pendiri Yatim Online, yang memanfaatkan teknologi internet untuk menggalang bantuan bagi anak yatim melanjutkan sekolah; Heny Sri Sundani menginisiasi Gerakan Anak Tani Cerdas berupa pendidikan anak-anak dengan berbagai kegiatan edukatif; Lasmi pendiri kelompok jamu gendong beranggotakan 1.500 orang; Linus Liarian yang menghijaukan lahan kritis di Nusa Tenggara Timur; Nissa Wargadipura dan Ibang Lukmanurdin, pendiri pondok pesantren ekologi At Thaariq; Regina Sari Febianti membuat aneka produk daur ulang limbah jelantah; Yohanes Ferry dan Audrie Sukoco memproduksi bulu mata palsu di Purbalingga yang melibatkan ribuan tenaga kerja dan mitra sehingga tidak ada lagi anak muda yang migrasi ke kota; Yoseph Budi Santoso, pendiri taman bacaan rakyat yang menyediakan buku-buku bermutu.

Selain itu ada juga kelompok perempuan Muara Tanjung menghidupkan dan mengelola hutan mangrove; kelompok Sapu Upcycle mengolah limbah ban bekas menjadi aneka produk kreatif; kelompok Tunas Muda, inovator budidaya tanaman di lahan marginal di NTT; dan Yayasan Merah Putih yang memberdayakan pendidikan bagi warga suku Taa Wana di Morowali, Sulawesi Tengah.

Penganugerahan Trubus Kusala Swadaya dari Yayasan Bina Swadaya kepada pelaku kewirausahaan sosial muda pada Kamis, 5 November 2015.

Kiprah mereka membuat panitia sepakat menjadikan mereka sebagai nomine peraih Trubus Kusala Swadaya 2015, penghargaan bagi wirausahawan muda yang melakukan upaya peningkatan keberdayaan masyarakat, melalui aktivitas di bidang pertanian, lingkungan, pendidikan, energi terbarukan, dan sosial-ekonomi dengan pendekatan kewirausahaan sosial. Trubus Kusala Swadaya diselenggarakan oleh Yayasan Bina Swadaya, lembaga kewirausahaan sosial yang membawahi Grup Trubus.

Pembaca terhormat, kisah para heroik nomine itu kami sajikan sebagai Laporan Khusus pada edisi Desember 2015, bertepatan dengan Majalah Trubus berulang tahun ke-46. Tulisan itu mendampingi topik utama kami: teknologi hidroponik dari 4 negara. Kami berharap sajian kali ini kian menginspirasi Anda, pembaca tercinta Majalah Trubus. ***

Salam,

Evy Syariefa

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published.