Demokrasi memberikan konsekuensi terbukanya berbagai akses informasi dan aspirasi rakyat. Dalam era web 2.0 saat ini, rakyat semakin mudah menyampaikan aspirasinya secara langsung melalui new media baik melalui blog dan jejaring sosial. Dewan Perwakilan Daerah sebagai lembaga pemerintahan yang menyuarakan aspirasi rakyat daerah merasa perlunya perluasan,  peningkatan semangat dan partisipasi daerah dalam kehidupan nasional melalui new media. Citizen Journalism (Jurnalisme Warga) menjadi solusi untuk demokratisasi dan sinergi antara DPD dan rakyat daerah.

DPD RI Daerah Pemilihan Jawa Barat merancang kanalisasi aspirasi melalui citizen journalism bekerja sama dengan Rumah Tulis, Blogor (Komunitas Blogger Bogor), dan SEAMEO Biotrop mengadakan acara yang melibatkan masyarakat dari berbagai kalangan, diantaranya akademisi, baik itu guru dan kepala sekolah, pelajar, blogger, kalangan professional, dan masyarakat Bogor. Ini adalah kegiatan kali pertama yang diadakan di Kota Bogor tentang Citizen Journalism yang melibatkan DPD dan masyarakat Bogor dari berbagai kalangan.

Acara ini diawali dengan sesi Focus Group Discussion (FGD) untuk mendapatkan masukan dari para pakar/ahli dari daerah mengenai citizen journalism, bagaimana warga negara menjadi jurnalis untuk memberitakan peristiwa di daerahnya. Para pakar dan ahli ini diantaranya H. Amang Syafrudin, Lc (Anggota DPD RI), MA., Prof. Dr. H. Mohamad Surya (Anggota DPD RI), Prof. Sjafri Mangkuprawira (Guru Besar IPB), Dr. Bima Arya Sugiarto.

Sesi selanjutnya adalah workshop “How to Become a Citizen Journalist” yang diisi oleh Redaksi Jurnal Bogor, Baban Sarbana (www.rumahtulis.com), dan Dewi Mardiani (Jurnalis) untuk menjelaskan kepada peserta mengenai citizen journalism. Workshop interaktif yang difasilitasi oleh Rumah Tulis ini akan memberikan capacity building lanjutan dalam penguasaan pendidikan jurnalistik dan Komunitas Blogger Bogor (Blogor) akan menjadi wadah jurnalis warga dalam menyampaikan aspirasinya.

Menurut Amang Syafrudin, Anggota DPD RI, “Disamping mendapatkan masukan dari para ahli, dan membangun citra DPD dan koneksitas konstituennya, kegiatan ini bertujuan untuk membangun partisipasi aktif warga di level daerah,” Dan juga untuk membentuk komunitas citizen journalist yang nantinya secara intens memberikan informasi dan analisis peristiwa yang terjadi di lingkungan terdekatnya” tambah Amang.

Citizen journalism adalah salah satu cara untuk membangun kanalisasi aspirasi warga yang bisa memotret dirinya dan mengkomunikasikannya langsung kepada wakilnya di pusat; sehingga terjadi sinergi antara perspektif mikro warga di daerah dengan perspektif makro para anggota Dewan Perwakilan Daerah di pusat. Komunitas Citizen Journalist wilayah Bogor ini akan menjadi bagian Citizen Journalist wilayah Jawa Barat.

Sinergitas antara warga dengan person yang mewakili daerahnya, tentulah merupakan citra yang sangat tepat bagi iklim demokrasi di Indonesia yang menurut penilaian berbagai kalangan sedang bergerak menuju arah yang lebih baik.

One thought on “Training Citizen Journalist: Blogger dan Dewan Perwakilan Daerah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *