Ini cerita dari teman saya, ketika berlebaran di Istana Negara.

Pagi, dia menemani ‘artisnya’; sebuah grup nasyid untuk mengisi acara dengan melantukan nasyid yang mengunggah semangat kemenangan. Namun, karena sound system kurang sesuai dengan keinginan. Ekspresi sedikit kecewa pun diperlihatkan oleh mereka di panggung yang terletak cukup strategis itu.

Karena memang tak ada pilihan, akhirnya mereka pun melantunkan nasyid, mengiringi proses idul fitri pagi itu.

Usai mengisi acara, maka berbondong-bondonglah para tamu yang sudah berdatangan, bersilaturahim dengan SBY sebagai tuan rumah. Ketika sampai di depan SBY, barulah teman saya itu nyadar, ternyata persis di depan SBY, ada televisi ukuran lumayan besar, output dari CCTV yang dipasang tepat mengarah pada panggung tempat tadi mereka bernasyid.

Hmmm..SBY pun dengan tersenyum menyapa..

“Tadi kenapa….?”

Malu hati lah teman saya itu..tapi masa Presiden yang nanya, ngga dijawab…

“Itu tadi… sound systemnya agak kurang ngepas dikit Pak…tapi, ngga apa-apa kok…” kata temen saya;

Kaget juga, ternyata SBY perhatian dengan hal-hal seperti itu.. Tapi, dipikir-pikir, gimana ngga perhatian, orang ada TV persis di depannya, mengarah ke panggung lagi, tempat tadi ekspresi kecewa ditunjukin oleh tim nasyidnya.

“Tapi ngga apa-apa?” lanjut SBY lagi…

“Insyaallah ngga apa-apa Pak…” jawab teman saya lagi…

Setelah itu, bersalamanlah teman saya dan artisnya itu. Berfotolah mereka.

Senyumnya ngga sesumringah biasanya….

(tulisan ini sudah seijin pihak yang bersangkutan; mengambil hikmahnya saja…semoga tak menyinggung siapa pun)…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *