Malam… menonton tayangan televisi; ada 2 orang yang jadi pembaca berita; mengabarkan informasi, telah meninggalnya Gesang, Sang Maestro yang telah menciptakan keabadian dalam lagunya.

Sontak, saya membuka twitter dan menemukan banyak ucapan belasungkawa. Bahkan, sebuah portal berkelas nasional pun mengabarkan hal yang sama. Sang Maestro telah meninggal.

Nyatanya, Mbah Gesang, hingga malam tadi, kondisinya membaik. Maka melihat twitter, banyak yang kemudian meralat ungkapan belasungkawa-nya. Berbalik mendoakan kesembuhan.

Duh.. TV yang menyatakan diri Terdepan Mengabarkan itu ternyata memang paling depan mengabarkan, walaupun kabar yang disampaikan, sangat tidak akurat, apalagi menyangkut kehidupan seseorang.

Terdepan memang bagus.. akan tetapi, jika terdepan memberikan kabar bohong; itu yang bahaya.

Kejadian hampir sama dan terulang, ketika perburuan teroris dahulu yang ternyata juga salah.

Jadilah terdepan, tapi kedepankan akurasi. Apalagi di era informasi yang secepat ini.

One thought on “Terdepan Mengabarkan (Tanpa Re-cek) Tentang Gesang

  1. iyaaa.. aku juga tadi malam dengar berita soal pak gesang berpulang… tapi lho setelah itu koq dengar berita lagi ternyata masih dalam perawatan di rumah sakit…

    (begitulah kalau ingin dulu2an dan melupakan quality check ya?)

    d.~

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *