Baban Sarbana

Social Business Coach

Surat Terbuka Pengemar MU untuk Teroris

Seminggu ini.. televisi dihiasi dengan tayangan dari pesepakbola
Dengan seragam warna merah
Berjuluk setan merah..

Tinggal 2 hari lagi akan menyaksikan para setan merah berlaga
Bergembira di lapangan rumput yang hijau
Di Stadion kebanggaan..

Tapi..Hai para teroris
Di depan mata, bukanlah setan merah yang akan disaksikan
Tapi para manusia yang ke-setan-an
Dan menyajikan warna merah di jalan raya

Hai para teroris…
Bukan.. bukan warna merah dengan nomor 10 bertuliskan Rooney
Tapi warna merah yang tercecer di jalanan
Di wajah pria asing yang ‘hilang’ sebagian wajahnya
Di pelataran hotel
Di jalan raya

Para manusia yang ke-setan-an itu mengira, bahwa mereka akan masuk surga
Apakah mungkin meninggalkan darah bercecer seperti itu yang menjadi tabungan-mu untuk berjumpa malaikat baik hati?

Hai para teroris
Anda yang bunuh diri, yang hilang anggota badannya
Bercerai daging dan darahnya….
Tak tahu apa yang akan Tuhan lakukan nanti kepada-mu

Tapi yakinlah…
Sekian detik ledakan itu berdampak tahunan bagi negeri kami tercinta untuk sekedar dikatakan negara yang aman dan baik…

Hai para teroris yang wallahu’alam dimana tempatmu di mata Tuhan nantinya…
Sungguh, warna merah sebenarnya bisa menyenangkan mata dan hati
Tapi, warna merah yang kau tinggalkan, menyayat hati…

Aku tahu, kalian tak akan berhenti
Tapi, yakinlah, kalian akan dihadapi orang yang juga tak akan berhenti menghentikan kebiadaban kalian.

Untuk para politisi, jangan jadikan ini untuk menarik simpati satu golongan..
Bahwa teroris adalah musuh bersama, tak peduli dari partai mana, agama apa, suku mana, menjabat apa…

One comment on “Surat Terbuka Pengemar MU untuk Teroris”

  1. dengan kalimat ini:
    ===
    “Para manusia yang ke-setan-an itu mengira, bahwa mereka akan masuk surga
    Apakah mungkin meninggalkan darah bercecer seperti itu yang menjadi tabungan-mu untuk berjumpa malaikat baik hati?”
    ==

    Siapa yang sedang anda tuding? umat islamkah? Tidakkah ada teori conspoiracy? lihat mana ada kamera CCTV mengikuti pelaku… 😀

    saya saya sebut, bukan tuding, ya teroris itu. Surga itu bukan hanya ada di benak orang Islam, agama lain pun punya surga dalam konsep mereka. Dan teroris itu sudah jelas musuh Islam…., bukan bagian dari Islam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *