Membaca buku berjudulnya Get Real Get Rich, karya Farrah Gray yang menjadi milyuner di usia 14 tahun; membuat saya berpikir ulang tentang bagaimana mengelola hidup. Di bab awal saja Farrah Gray sudah menafi-kan yang namanya keberuntungan. Keberuntungan tak ada katanya; yang ada adalah tindakan. Sementara saya masih berpikir dan berharap dihampiri keberuntungan.

Ketika memikirkan kembali apa yang diraih teman-teman satu sekolah atau satu perguruan tinggi, memang benar, mereka meraih sukses bukan karena keberuntungan, tapi karena kerja keras. Mereka memilih jalan untuk meraih sukses.

Menurut saya, paling tidak ada 3 hal yang dalam pandangan saya, membuat mereka bisa merintis jalan sukses.

1. Power

Power disini adalah kekuatan, bukan tentang kekuasaan. Kekuatan akan berimbas pada stamina. Kuat ketika lemah adalah kunci utama bagaimana bisa sukses. Orang sukses bukan hanya dihitung dari pencapaiannya, akan tetapi juga dihitung dari seberapa banyak dia bangkit dari kegagalan. Orang sukses juga adalah yang bisa meramu kekuatan orang-orang di sekelilingnya untuk bisa membangun kekuatannya sendiri.

2. Speed

Kecepatan berurusan dengan kesempatan. Kesempatan bisa menghampiri siapa saja, akan tetapi yang bisa mengambil keuntungan dari kesempatan itu adalah yang memiliki kecepatan. Kecepatan bisa tentang berpikir atau tindakan. Kadang, terlalu lama berpikir membuat kesempatan diambil orang lain yang lebih cepat berpikir. Terlalu lama bertindak juga akan membuat kesempatan hilang diambil oleh orang yang bertindak cepat. Bagaimana supaya memiliki kecepatan tinggi untuk memanfaatkan kesempatan? Latihan, latihan dan latihan.

3. Style

Sukses dan gagal adalah kondisi. Seseorang tak bisa diukur dari kondisi sukses maupun gagalnya, tapi dari respon terhadap kondisi tersebut. Gaya adalah ragam dalam merespon kondisi. Setiap orang memiliki gaya yang berbeda dalam menyikapi kemenangan maupun kegagalan. Sukses dan gagal sesungguhnya bisa dibayangkan di dalam pikiran sebelum mewujud dalam sebuah kemenjadian. Gaya seseorang dalam menyikapi kesuksesan dan kegagalan akan menentukan bagaimana kualitas hidupnya di masa depan.

Power, Speed and Style, trisula maut yang dibutuhkan untuk meretas jalan sukses. Saya rasanya belum sampai kesana, tapi berusaha untuk suatu saat sampai disana. Di satu sisi kehidupan mungkin saya sudah mencapainya, tapi di sisi kehidupan lain, masih jauh rasanya. Makanya menyenangkan mendapatkan inspirasi dari teman-teman yang kini sudah beberapa kilometer di depan sebuah jalan bernama kesuksesan.

Saya pikir, saat ini saya baru saja belajar tentang power, speed dan style dalam mengelola kegagalan. Semoga saja, ilmu yang saya dapat bermanfaat suatu saat ketika sukses saya jalani. Sukses tak menghampiri, karena sesungguhnya sukses adalah kondisi. Kita yang harus mendekat dan itu pilihan.

(Tulisan ini saya buat ketika (tumben) melihat poster Djarum Black, sesaat keluar dari pintu tol Jagorawi; tulisannya Think Black Think Power; Think Black Think Speed; Think Black Think Style. Itu memang iklan rokok, tapi saya yakin, statement singkat dan kuat seperti itu dihasilkan oleh tim yang inovatif. Wajar saja jika muncul kompetisi Black Innovation Award, bukan OMDO, tapi terbukti merk rokok ini sudah membuktikan inovasinya dalam beriklan).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *