Sore hari di pusat kota.

Saya ngobrol bareng teman baru saya. Seorang selebriti. Saya berencana menuliskan pengalaman hidupnya. Wawancara sudah berlangsung hampir satu jam. Tiba-tiba dia berhenti, karena handphonenya bunyi. Dia menyingkir ke bagian yang lebih privat. Telpon lumayan penting rupanya.

Ngga beberapa lama dia kembali,

“Kenal *…* nggak?” dia menyebutkan nama selebriti yang juga temannya.

“Tau aja, tapi ngga kenal, sempat beberapa kali ketemu” saya bilang.

“Ngga, dia mau married, katanya sama orang Bali…”

Oh… beberapa bulan lalu, memang di infotainment, wartawan ribut nyari tau berita tentang siapa pasangan artis ini berikutnya. Jadi, rada nyambung juga ke pikiran saya. Kita sempat tidak sepakat, ini suami yang nomor berapa.

Dalam pikiran saya langsung merefresh bagaimana sebuah berita infotainment bisa muncul di televisi? Jangan-jangan seperti yang saya alami saat ini? sekedar obrolan ringan di sela-sela obrolan penting, kemudian menjadi berita yang diawali kasak-kusuk, kemudian di investigasi, terus diiris silet, dimunculkan dan membuat hati obyek berita menjadi was-was.

Bagi saya informasi itu hanya selingan. Saya melanjutkan wawancara yang semakin lama semakin menyenangkan. Bukan wawancara sebenarnya, lebih tepatnya obrolan. Karena ada juga yang off the record-nya.

Saya kemudian pulang, ingin melanjutkan mengetik bahan wawancara tadi. Mumpung masih anget.

Keesokan harinya, saya kembali melanjutkan tulisan. Sambil membuka laptop, saya menyalakan televisi dan lumayan kaget ketika melihat berita tentang Agus Setiawan. Siapa Agus Setiawan? Nama itu menjadi penting ketika dia dikaitkan dengan Ananda Mikola (AM), Moreno Suprapto dan Marcella Zalianty (inisialnya MZ, mirip Zaenudin MZ… jangan-jangan MZ pada Zaenudin MZ itu kepanjangannya Marcella Zalianty, hehehe jadi ngelantur)

Saya melihat berita tentang AM dan MZ itu dalam berbagai versi, mulai dari berita kriminal, berita biasa sampai infotainment. Bedanya di sudut pandangnya saja.

Ketika beritanya ada di Silet, ada statemen yang menarik dari host-nya..

“Apakah ada hubungan antara Ananda Mikola dengan Marcella Zalianty..?” dengan gaya bicara host Silet tentunya.

Saya tertegun. Gila ya, sempet-sempetnya mikir ke situ? Kalau di berita kriminal, fokusnya pada kronologi peristiwa; nah, di infotainment, mengorek sisi gosip yang di gosok makin sip.

Saya senyum-senyum saja melihat aneka perpesktif terhadap satu peristiwa itu. Jadi ingat ketika menjadi pembuat soal Kuis Gosip atau Fakta di Trans TV, tiap hari kerjaannya nyari gosip di koran dan tabloid (waktu itu belum ada Insert). Kalau ngga ada gosip, kita yang bikin gosip, dan ajaibnya, gosip karangan itu beberapa jadi kenyataan.

One thought on “Suami berikutnya orang Bali

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *