Membuka kembali Al Qur’an, isinya sama seeprti 14 abad yang lalu tapi memberikan makna yang berbeda.

Saat ini fokus kepada kisah-kisah. Ternyata lebih dari 4000 ayat, bercerita tentang kisah. Supaya bisa diambil maknanya.

Dari 25 Nabi dan Rasul, hanya 7 saja yang diabadikan sebagai nama surat dalam Al Qur’an. Cerita yang luar biasa.

Ada juga manusia yang bukan Nabi dan Rasul, tapi diabadikan sebagai nama surat, seperti Al Imran. Atau, cerita orang sholeh, seperti Luqmanul Hakim.

Hmmm.. tak mudah untuk dicatat dalam Al Qur’an dengan cara indah seperti itu, kecuali memang punya makna yang abadi.

Ada juga cerita tentang kejahatan yang luar biasa, dan diabadikan dalam nama surat atau kisah. Ada Abu Lahab dalam surat Al Lahab atau cerita Fir’aun yang mendominasi perjalanan kisah Nabi Musa.

Hmmm.. tak mudah juga dicatat dalam Al Qur’an dengan cara seperti itu, berbuat jahat yang sangat jahat, diabadikan dalam kitab suci. Kasihan sekali, dua kali, tiga kali, beribu kali.

Allah Yang Maha Kuasa memilih kisah yang abadi maknanya, sebagai pelajaran bagi seluruh umat manusia.

Beberapa cerita dalam Al Qur’an adalah cerita tentang ‘selebriti akherat’; orang-orang yang sudah pasti menghuni surga dan orang-orang yang pasti menghuni neraka. Bahkan, Abu Lahab tak masuk neraka, tapi malah menjadi bahan bakar neraka. Hiiii… serem.

Kalau syaiton, mungkin tak panas di neraka, karena terbuat dari api. Mungkin ya.. wallahu’alam…

Kita, manusia tinggal memilih saja, mengikuti karakter yang mana pun yang kita mau.

Mau sabar ada.. itu Nabi Ayyub.

Mau ikhlas…? ada..
Mau ikhsan…? ada…
Mau kreatif…? ada…

Mau fasik…? ada
Mau musyrik…? ada
Mau khianat…? ada

Semuanya dijelaskan dengan terang dalam Al Qur’an, tak hanya tentang bagaimana proses menjadinya, tapi juga apa akibatnya…

Jika infotainment di dunia sekarang menampilkan wajah sama dengan pakaian yang juga nyaris sama.. yang laki-laki pakai baju koko, walaupun menyanyikan lagu yang tak sesuai dengan pakaiannya; yang wanita memakai jilbab, walaupun ada artis yang menunjukkan koleksi jilbabnya sambil tak mengenakan jilbab…

Semuanya pilihan… dan tentu saja, semua ada risikonya…

Kata Pak Kyai, kemenangan sejati adalah ketika mendapatkan pengampunan dari Allah dan masuk surga-Nya… tentu ada proses yang harus dilalui, akibat yang harus dihadapi dan ujian yang harus diatasi…

Semuanya pilihan…

Hanya saja, yang perlu diingat, bahwa malaikat tak pernah salah mencatat.

Ketika Ramadhan yang pahalanya dicatat berkali lipat, berarti saatnya beribadah berkali lipat…

Selamat merayakan kemenangan dan bertemu suatu saat dengan para selebriti akhirat.. tentunya, semoga di surga-Nya…

Amiiiiiiiiiin

One thought on “Selebriti Akherat

  1. Sebelum jadi selebriti akherat, mereka2 itu sudah jadi selebrita di dunia .. 🙂

    Taqobalallahu minna wa minkum (semoga Allah menerima amal kita)
    Minal aidin wal faidzin
    Mohon maaf lahir batin

    Salam 😎

    ya.. mereka memang sudah jadi selebriti, sesuai dengan karakternya masing-masing

  2. selebriti .. dikenal khalayak banyak .. wara wiri di acara infotainment..rasanya impian banyak orang tuk bisa jadi selebriti .. terbukti dari banyak yang berlomba2 tuk itu ..
    asik kali ya, jadi selebriti .. jadi sorotan dan contoh .. bangga rasanya kl ada yang mengikuti langkah .. itu baru selebriti duniawi, apalagi kl selebriti akhirat ya .. dijadiin contoh, minimal di keluarga sendiri dululah .. pasti lebih bangga, tentu saja selebriti yang berada di jalan yang di ridhoiNya .. Insya Allah .. amin ..

    Iklan Baris

  3. Syaiton enjoy dineraka bisa ya bisa tidak. Wallahu a’lam. Kalau ya, manusia yang menuruti bujuk rayunya pasti tersiksa dineraka. Syaiton pasti bilang : ngapain lo kesini ? dengan congkak dan terawa ter bahak2….

  4. Seandainya bisa kupilih: tidak memilih, agar bagiku cukup sudah memandang kemegahan SinggasanaNYA dengan kagum, dan melupakan surga maupun neraka.

  5. setuju ,karena dengan itu bisa menemukan arti bahwa al qur”an benar kitab hidup sepanjang masa{kalam yang berputar/ kala muyeng} ini yang menjadikan para aulia dikenang sepanjang masa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *