Mendekat ke Pilpres… kesiapan para capres dan cawapres patut diacungi jempol. Mulai dari deklarasi yang megah hingga di tempat sampah; kader partai yang saling menyeberang, menunjukkan bahwa sesungguhnya, para pemain sudah siap untuk berkompetisi.

Sayang, KPU, penyelenggara utamanya tak kunjung berubah. Carut marut persiapan penyelenggaraan masih saja terlihat. Para pemilih yang sama pentingnya dengan keberadaan capres dan cawapres; bahkan lebih penting, seolah tak diperhatikan. DPS itu diindikasi mengarah kepada pemenangan kandidat tertentu. Ini memang dugaan, tapi tak salah kalau ada yang mengemukakan.

Belum lagi, 75% wakil rakyat adalah orang-orang baru, yang karena perubahan cara pemilihan, maka popularitas menjadi faktor penting kemenangan para caleg. Aspek legislasi kedodoran, karena itu, pilpres kali ini seperti pilpres untuk menunggu 5 tahun berikutnya yang mungkin saja tak banyak perubahan; semoga saja tak lebih buruk.

Saya tetap akan menjalankan hak saya untuk memilih, walaupun mulai bingung, capres mana yang akan saya pilih, karena partai saya pun plin plan, kadang berpihak ke sini, kadang ke situ; elitenya berpihak ke calon ini, massanya berpihak ke calon yang lain. Bingung.

Deg-degan jadinya menanti pilpres, apalagi menanti hasilnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *