Jalan pagi di sekitar stadion Pajajaran Bogor kali ini agak beda. Saya melihat ada orang-orang yang sedang latihan loncat-loncat, melewati dinding. Mirip gerakan yang sering diperagakan oleh Jacky Chan dalam beberapa filmnya. Saya jadi ingat iklan Djarum Slimz, yang menggambarkan orang-orang memanjat dan berlarian diantara huruf-huruf yang membentuk Slimz.

 

Ternyata, yang mereka lakukan itu adalah seni parkour. Bukan seni beladiri, tepatnya malah seni melarikan diri. Saya browse internet. Ternyata, parkour itu diciptakan pertama kali di Paris oleh David Belle dan temannya, yang terinspirasi oleh ayah David, Raymond Belle, yang sangat ahli dalam penyelamatan diri dari bahya api, ketika berdinas di militer Perancis.

Parkour yang berasal dari phrase dalam bahasa Perancis, “parcours de combatants pada intinya gerakan mengalir, mengikuti spot yang disentuh—baik diinjak maupun dipegang—seperti air, mengalir begitu saja. Bisa dikatakan, parkour adalah kombinasi dari senam, memanjat dan beladiri. Dedikasinya yang tinggi membuat Parkour kini dikenal di banyak negara, termasuk Indonesia.

Bahkan, parkour sudah menjadi komunitas yang digemari anak muda. Makanya, kegiatan mereka, utamanya yang sering dilakukan di stadion utama Senayan pernah diliput oleh program Komunitas di O’Channel atau Black in News di Trans 7.

Memang, kalau kita berkomunitas dan serius, akan terasa hasilnya. Dari sedikit, karena focus, akan bisa menarik banyak orang untuk bergabung dan saling belajar.

 

One thought on “Parkour itu Seni Melarikan Diri

  1. emang di bogor ada komunitas pakkour y???
    dmn sie mrk latihannya k pngn iktn parkour nie

    gak tau deh kalau di Bogor. yang baru tau sih di Senayan.. mungkin ada di GOR Pajajaran? gak tau juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *