Baban Sarbana

Social Business Coach

Pelatihan Budaya Organisasi

Melalui metode Mind-Mapping, disusun budaya organisasi untuk pengelolaan Kebun Raya Bogor. Alhamdulillah, Kebun Raya Bogor yang merupakan ikon Bogor dan juga bagian dari ikon dunia, mendapatkan banyak pengakuan terhadap pengelolaannya.

Para Guru Motivasi

Keduanya adalah guru-guru saya. Mas Jamil Azzaini dan Guz Reza Syarief. Mengajarkan banyak hal tentang bagaimana menjadi trainer yang baik dan menginspirasi.

Energi keduanya menjadi bagian dari perkembangan diri saya untuk menjadi trainer, fasilitator, penulis yang berbagi kisah dan inspirasi ke semua orang.

Terima kasih Mas Jamil Azzaini

Terima kasih Guz Reza Syarief

Karya Inovasi Mainan Edukasi

Beberapa karya inovasi yang dihasilkan, utamanya adalah mainan edukasi. Mulai dari Mainan Edukasi Gizi Seimbang, Kartu Edukasi KINARA (Kisah Nabi & Rasul) serta Puzzle Doclang 99 (Dongeng Anak Cemerlang Asmaul Husna).

Geopreneur: Wirausaha Sosial Berbasis Desa

Semudah 1,2,3,4,5:

  1. Dimulai dari CALLING (panggilan)
  2. Lestarikan Alam, Sejahterakan warga
  3. Define (Tujuan), Design (Rancang Strategi), Do it (Lakukan Tindakan)
  4. Kolaborasi Motor, Mitra, Mentor dan Maestro
  5. Sinergi Pemerintah, Komunitas, Media, Akademik. Dunia Bisnis

Putra Daerah Membangun

Membangun jejaring bersama dengan kawan-kawan seperjuangan, para social entrepreneur yang pulang kampung mengabdi untuk kemajuan daerah masing-masing.

Semuanya karena terpanggil (CALLING). Betul-betul dari hati terdalam untuk terlibat lebih banyak memajukan negeri melalui desa.

Baduy Pasti Tak Berlalu

Tiba di Ciboleger jam 10 malam. Perjalanan yang lumayan jauh, setelah sehari sebelumnya shooting di Pantai Sawarna.

Terminal Ciobleger, yang menjadi pintu masuk ke perkampungan Baduy luar, di malam itu, saat bulan puasa, sudah sepi dari kendaraan, tapi masih ramai oleh beberapa anak muda yang nongkrong, ada yang sekedar ngobrol, nyanyi-nyanyi dan beberapa orang bermain bola.

Kang Aad, yang menemani kami selama shooting di Banten ini, segera menemui Jaro alias Kepala Desa Bojong Menteng. Cukup lama juga kami menunggu kang Aad muncul kembali untuk memberikan kabar, apakah kami diterima oleh Jaro atau tidak.

Kang Aad muncul ditemani beberapa anak muda, bukan orang Baduy.
“Pak.. maaf, Jaro-nya sudah tidur, jadi baru bisa ditemui besok pagi saja” kata salah seorang dari mereka.
“Sementara, bisa langsung ke Kang Omo di Rumah Singgah Baduy” lanjutnya.

Continue reading

Tukang Ojeknya Gagu

Entah Tuhan punya maksud apa, dua hari belakangan ini saya bertemu dengan 2 orang tuna wicara yang struggle, tak menyerah dengan keterbatasannya. Kebetulan, di sela pekerjaan kantor, saya membantu sebuah rumah produksi untuk membuat soal dalam Kuis Siapa Lebih Berani yang akan tayang di RCTI. Biasanya, sepulang jam kantor, saya langsung menuju Kebon Jeruk.

Dua kali saya bertemu dengan orang gagu alias tuna wicara. Pertama, ketika naik bis AC Depok – Grogol.  Masuklah seorang bapak yang usianya cukup senja. Tak bicara, akan tetapi langsung menuju ke bagian depan bis. Kemudian dia berbalik dan di dadanya ada plang nama, terbuat dari kardus mie instan yang dipotong persegi panjang, dan dikaitkan dengan tali rafia ke lehernya; persis seperti mahasiswa yang diospek dan mengenakan plang nama di dadanya.

Continue reading