Kaget membaca data bahwa ada 1200 orang penghuni rumah sakit jiwa Grogol terdaftar sebagai pemilih pada pemilu 9 April ini. Bukannya mereka tak punya hak pilih? Bagaimana mungkin data itu muncul?

Orang gila itu mungkin tak tahu bahwa mereka tak punya hak pilih tapi terdaftar sebagai pemilih. Mereka juga mungkin tak tahu kalau orang yang akan dipilih itu, mungkin saja akan menjadi teman mereka nantinya; karena kabarnya beberapa caleg yang tak terpilih punya kemungkinan untuk stress dan menjadi penghuni rumah sakit jiwa.

Orang gila yang terdaftar jadi pemilih ini yang melengkapi carut marut kinerja KPU yang bertanggung jawab penuh dalam pelaksanaan pemilu. Saya yakin, yang paling banyak dihubungi KPU adalah para pengacara, karena potensi mereka masuk penjara kian besar, bukan saja urusan DPT, tapi juga surat edaran yang melanggar undang-undang tentang batas sumbangan perorangan dan perusahaan untuk partai.

Orang gila nyontreng calon orang stress. Tak apalah, mencontreng calon teman.

One thought on “Orang Gila Nyontreng Calon Orang Stress

  1. Apa dunia ini udah gila? Kalau pun bisa mencontreng, sifatnya pasti untung-untungan. Tapi bukankah banyak dari kita juga yang untung-untungan? Kita nggak kenal caleg. Kalau pas orangnya baik, kita untung. Kalau nggak? Padahal, nasib negeri ini di tangan kita. Aku jadi bingung. Musti gimana ya?

    pemilu itu pilihan… so pilih diantara yang jelek-jelek itu; yang paling dikit jeleknya..hehehehhe..ada kok yang bagus2 juga…

  2. Wuih..babah blognya selalu jadi blog pilihan..
    Congrats Mas..
    Wah..KPU makin panjang aja kesalahannya..yg up date donk bpk2 petugas KPU…

  3. Kesimpulannya:
    1.Yg mendaftarkan mereka sbg pemilih juga gak waras
    2.Orang gak waras memang perlu memilih caleg yg cocok dijadikan teman

    Pertanyaannya ?
    Siapakah capres yg nantinya dipilih oleh orang2 gila tsb ?

  4. mereka juga manusia. mereka juga memiliki hak azazi yang sama. dan jangan dibilang mereka tidak bisa memilih. pergilah dan bicaralahlah dengan mereka, kejujuran mereka jauh lebih murni. janganlah ada yang merasa pilihan masing-masing lebih benar dari pilihan mereka.selain itu, dalam undang-undang pemilu tidak ada pencabutan hak memilih bagi mereka. dan inilah yang benar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *