SMP Negeri 1 Bogor…

24815…

Itu nomor yang saya tekan di telpon umum depan SMA 1 Bogor, setelah uang Rp 50 saya masukkan. Di seberang kedengeran seseorang berkata..

“assalamu’alaikum”

“Wa’alaikum salam..” jawab saya

“Ada Dendi, Bu..?” tanya saya sambil deg-degan

“Ada… sebentar ya…Dendiiiiiiiiiiiiii”

Itulah pertama kalinya saya menelpon seseorang yang menjadi sahabat saya. Namanya Dendi Agung Wibowo, rumahnya di Jalak Harupat no.7. Dia teman duduk saya waktu di kelas 2B SMP Negeri 1 Bogor.

Bagi beberapa orang, peristiwa menelpon pertama kali mungkin ngga diinget sebagai peristiwa besar. Buat anak kampung kaya saya, menelpon pertama kali itu maknanya cukup banyak:

1. Saya bisa menelpon

2. Saya bisa ngobrol dengan teman yang saat itu saya kagumi karena kepandaiannya bicara di depan publik

3. Telpin saat itu barang mahal, jadi.. orang yang memiliki telpon berarti orang kaya… Mimpi kayanya kalau di rumah saya dipasangin telpon.

Makanya saya degdegan waktu memutar nomor telpon itu. Makanya saya masih inget nomor telpon pertama kali yang saya hubungi.

Lihat sekarang!

Menelpon sudah menjadi hal yang sangat biasa sekarang. Saya malah aneh kalau ngeliat ada telpon umum yang pake koin. Emang masih ada orang pake?

Dulu, jaman telpon pake kartu dan di atas jam 10, ada diskon, maka antrilah mahasiswa IPB di dekat parkiran jalan malabar. Mulailah ada gosip disana sini tentang trik-trik agar bisa telpon seharian tanpa bayar, ke luar negeri malah.

Sekarang menelpon sudah menjadi kebutuhan. Apalagi sejak ada handphone. Wah.. handphone udah jadi ‘nyawa buat seseorang’. Kebayang ngga gimana caranya janji ketemuan dengan seseorang di Botani Square tanpa bawa handphone…?

Buat para suami, kadang kalau handphone ngga kebawa ke kantor, suka ketar-ketir juga (oh itu sih saya ya…hehehehe), karena kadang isteri suka buka-buka handphone juga… padahal di dalamnay sih ngga ada yang rahasia-rahasia amat.

So… this is the challenge… ingatkah Anda pada no telpon yang pertama kali Anda hubungi…?

One thought on “No telpon pertama kali… 24815

  1. Eh Dendi sekarang dimana yah? Aku inget aja karena inisial namanya sama dengan aku. Terakhir yg kutahu dia kuliah di hukum.

  2. DAW (Dendi Agustin Wibowo) sekarang kerja di Depkeu, istrinya (Dewi anak Bio 1) kelola rumah perawatan kecantikan di Bantarjati. Btw.. ntar gw salin ya tulisan Dina di buku harian SMP….plek, plek tumplek seperti aslinya….hehehehe….

  3. ud lupa tuh, tapi masih inget pengalaman deg-deg-an nya.. xixixi… sama dengan yg mas alami. lucu juga mengenang masa lalu dan menjadikan kita bersyukur atas hari ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *