“Abi..jangan kebanyakan minum kopi…ntar meninggal kaya Mbah Surip lho…”
Itu kata Naya, puteri cantik saya; membuat sangat terkejut.
Sejenak atau malah beberapa jenak, saya terdiam. Saat itu saya sedang mengetik di laptop, di depan saya ada secangkir kopi dari merk yang sudah lama saya incar. Merk kopi khas Bogor. Kopi tubruk hitam pekat dan membuat yang meminumnya punya kumis tambahan.
Memang, di televisi, tayangan Mbah Surip tak lepas dari kopi hitam pekat, kopi tubruk. Bahkan beberapa dari infotainment itu seolah mengaitkan langsung antara kopi dengan kematian Mbah Surip, apalagi diembel-embeli dengan 20 gelas sehari.
Segala yang kebanyakan, sunatullahnya pasti punya dampak tidak baik.
Balik lagi ke ucapan Naya….kali ini isteri saya yang sedang menyusui Andra yang menimpali…
“Naya sayang, memangnya kenapa, Abi ngga boleh kebanyakan ngopi?” tanya isteri saya.
“Khan, nanti Naya ngga punya Abi lagi”..kata Naya polos…
“Jangan banyak minum kopi ya Abi….” Naya tiba-tiba saja mencium pipi saya. Seperti biasa, kalau mau mencium, monyongnya udah duluan…lucu tapi ciuman yang sampai di hati.
Duh…..
Jadi mikir juga dengan ucapan Naya.
Kalau cari argumen bahwa Naya ngomong begitu karena pengaruh infotainment tentang kopi dan Mbah Surip, mungkin saya bisa membela diri utk tetap ngopi dalam jumlah banyak.
Cara berpikir seperti itu biasanya dilakukan oleh orang yang ingin membela diri, memutuskan baru mencari argumen…
Itu baru satu cara berpikir, menganggap ungkapan Naya semata dampak infotainment.
Tapi, saya coba berpikir dengan cara lain, ada benernya juga…
“KEBANYAKAN minum kopi ntar seperti Mbah Surip, nanti Naya ngga punya Abi lagi..”
Argumennya beda banget.
Tulus, karena Naya bicara atas nama fitrah. Entah darimana dia berlogika, tapi saya yakin, setiap kebaikan ucapan seorang anak adalah cara Allah berkomunikasi kepada orang tuanya.
Naya… I Love You Full.

Terimakasih untuk masih mengatakan KEBANYAKAN minum kopi ya…jadi kalau dikit-dikit masih boleh khan?.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *