“Abi… sholat yuk….sholat..sholat..” Suara cempreng Naya, puteri saya mampir di telinga.

Saya sedang ngetik di laptop, menyelesaikan soal Kuis Betul atau Salah yang saat itu tayang di Trans TV. Lagi deadline nih, karena shootingnya besok, sementara soal harus kelar sebelum shooting.

“Abi…. Adzan.. sholat yuk…” Naya makin keras suaranya..

Di televisi memang suara adzan sedang berkumandang. Saya lihat anak saya, lagi megang mukena yang dibeliin Bunda-nya di Tanah Abang. Mukena warna pink dengan hiasan strawberry dimana-mana.

Saya segera ambil air wudhu. Sementara Bunda langsung mengambil 3 sajadah dan menyusunnya di lantai. Sajadah hijau untuk saya,sajadah kuning untuk isteri saya, dan tetap juaranya adalah sajadah merah untuk Naya… biar matching ama mukena-nya.

Biasanya Naya langsung ambil posisi tangan sudah di dada duluan. walaupun belum takbiaratul ihram. Ketika saya mulai ‘komando’ sholat, dia udah ruku duluan. Ketika saya sujud, biasanya dia bukan sujud, tapi tengkurep, alias posisi badannya bukan seperti orang sujud, tapi betul-betul tengkurep… Dan biasanya lagi ngga bangun-bangun, sampai tahiyat awal; tengkurep lagi, trus bangun lagi pas tahiyat akhir.

Ketika saya harus mengucapkah syahadat sambil menggerakan tangan untuk menunjuk, Naya menyingsingkan mukenanya, supaya tangannya dengan posisi telunjuk menunjuk, kelihatan. Soalnya memang dia sedang belajar menunjuk. Ternyata ngga gampang untuk anak yang masih kecil, memposisikan tangan untuk menunjuk dengan telunjuk.

Usai shalat, cium tangan sama cium pipi kiri dan kanan, biasanya Naya langsung minta agar Eyang Kakung, Eyang Uti, Nenek Ciapus dan Aki Ciapus supaya didoakan. Termasuk Abi, Bunda dan Naya juga. Maka bereslah ‘prosesi’ sholat berjamaah itu, secara durasi memang tidak lama, tapi saya yakin, itulah investasi terbesar dari orang tua untuk mendidik anaknya, supaya bisa berkomunikasi dengan Pencipta-Nya dan selalu mendoakan orang tuanya.

|

One thought on “Mukenanya Strawberry

  1. anak emang mesti diajarin dari kecil, supaya ntar gedenya inget trus pa yang diajarin oleh ortunya…..(jadi inget iklan pasta gigi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *