Pagi ini saya seharusnya menengok teman saya yang sedang sakit. Apadaya, saya pun ternyata sakit, flu lumayan berat. Hasilnya, sehabis shalat Jum’at, berselimutlah saya di kamar dan berusaha untuk tidur.

Kepala yang agak keleyengan, membuat mata bisa terpejam, tapi agak panas, dan tetap tidak bisa masuk ke alam tidur. Ingin rasanya memanggil Romy Rafael, biar bisa langsung tidur. Saya pun uring-uringan dengan kondisi badan yang serba tidak menentu ini. Kepala pusing, hidung meler, mata panas, badan hangat.

Saya berusaha untuk tidur. Niatnya adalah meninggalkan ketidaknyamanan kondisi badan menuju kenyamanan tidur. Usaha yang cukup sulit.

Saya pun berpikir sejenak. Daripada berusaha keras meninggalkan ketidaknyamanan yang sulit saya lakukan, apakah mungkin menikmati ketidaknyamanan ini?

Ya… pilihan untuk menikmati ketidaknyamanan membuat saya memanggil isteri untuk minta dikerok. Maklum, orang kampung, kalau badan anget, masuk angin, pasti minta kerokan. Dikeroklah saya dan menghasilkan gambar rusuk merah di punggung, bukan di perut. Dikerok rada2 ngga nyaman juga, apalagi pakeĀ  koin logam yang tipis. Tapi… inilah salah satu cara menikmati ketidaknyamanan.

Pilihan berikut untuk menikmati ketidaknyamanan adalah mengambil laptop, dan mulai menulis. Memang tidak nyaman menulis dengan kepala nyut-nyutan, banyak berhentinya, seperti ada portal dan polisi tidur.

Hmmm. ketidaknyamanan memang bagian dari kehidupan. Kadang kondisi membuat kita tidak bisa memilih berada di situasi yang tidak nyaman.

Dalam hubungan, dalam pekerjaan, dalam lingkungan. Semua bisa jadi sumber ketidaknyamanan.

Perlakukan ketidaknyamanan itu sebagai sumber kekayaan bathin. Kondisinya memang tidak bisa dipilih, tapi cara menyikapi kondisi itu yang bisa dipilih.

Memang, kualitas hidup manusia itu tidak ditentukan oleh sebuah kondisi, akan tetapi bagaimana dia menghadapi kondisi tersebut.

Saya masih tidak nyaman dengan kondisi tubuh saya, tapi otak jalan terus untuk menikmati ketidaknyamanan ini…..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *