Kasus Gayus Tambunan menyeruak, menyedot perhatian publik, karena PNS Gol III-A usia 30 tahun, ternyata memiliki tabungan lebih dari 25 Milyar. Luar biasa, karena normalnya tidak demikian.

Gayus Tambunan pasti pintar; karena dia bekerja di sebuah instansi yang memang mensyaratkan kepintaran, apalagi dengan plan nama demikian besar..”BERSAMA ANDA MEMBANGUN BANGSA”… Gayus juga lulusan sekolah yang memang mensyaratkan kepintaran dan menghasilkan orang-orang pintar.

Entah bersama siapa Gayus MEMBANGUN dan entah bertujuan untuk MEMBANGUN apa.. Yang jelas, rumah megahnya di Gading Park View sudah selesai dibangun; dan tentu saja tak sesuai secara kasat mata dengan bagaimana ia mencari nafkah secara legal.

Gayus kini (katanya) di Singapura. Media memberitakan dengan gencar; dan berita-berita lain kalah ekspose.

Gayus pasti pintar, karena bisa meyakinkan orang untuk menitipkan uang dengan jumlah luar biasa itu; dan tentu saja kemampuan mengelabui imigrasi dengan menggunakan nama lain adalah kepintaran yang bisa jadi, tak didapatnya di sekolahan. Dia dapatkan itu mungkin dalam interaksinya dengan orang-orang yang memang berniat BERSAMA GAYUS MEMBANGUN bla bla bla….

Kantor Pajak di belakang Polda itu tak bersalah. Karena sebuah institusi tak juga bisa disalahkan ketika orang-orang di dalamnya melakukan tindakan ilegal untuk memperkaya diri itu. Tak bisa disalahkan, karena kantor itu hanyalah sebuah lembaga yang kemana arahnya tergantung orang-orang yang mengelolanya.

Kini gerakan anti pajak bermunculan, karena rakyat merasa tertipu, pajak yang diberikannya kepada negara atas cucuran keringat, menguap… dikorupsi oleh salah satu pegawainya.

Mengapa Gayus yang pintar itu korupsi? Kemungkinannya ada beberapa?

1. Melakukan Penggelapan

Bukan uang yang digelapkannya, tapi hatinya yang digelapkan, oleh dirinya sendiri. Perlahan tapi pasti, tindakan ilegal itu akan menggelapkan hati dan hasilnya menggelapkan uang negara.

2. Pintar tapi tak cerdas

Gayus memang pintar, artinya bisa mengelola informasi di sekitarnya untuk kepentingannya sendiri. Sayang ia tidak cerdas emosi dan spiritual. Tak cerdas emosi karena tak merasakan apa yang dirasakan oleh rakyat Indonesia yang taat akan pembayaran pajak untuk membangun bangsa. Tak cerdas spiritual, karena mengabaikan bahwa Tuhan itu ada dimana dan mengawasinya kapan saja.

Gayus adalah potret sebuah kondisi bangsa yang carut marut. Dan Satgas Anti Markus lah yang sekarang ramai menjadi bintang dalam setiap berita.

Korupsi itu memang mungkin dilakukan oleh orang pintar.. dan hanya pintar saja.. tanpa disertai dengan kecerdasan. Koreksi besar bagi dunia pendidikan jika hanya mengutamakan kepintaran. Kepintaran memang bisa dihasilkan di sekolah; tapi kecerdasan hanya bisa didapatkan dalam kehidupan.

Saya pikir, ini hanyalah pintu masuk untuk menguak kasus-kasus lain yang memang harus terkuak, akan tetapi aroma politisnya malah ikut-ikutan menyeruak; tak bisa dihindari.  Wallahu’alam..

One thought on “Gayus Tambunan: Mengapa Orang Pintar Korupsi?

  1. Mengelabuhi imigrasi? Gayus keluar melalui jalur legal, makanya bisa terdeteksi sudah keluar dari Indonesia. Kalo dia pake identitas palsu, tentunya status Gayus masih berada di Indonesia.

  2. BTW, saya tidak setuju kalo dibilang sekolah sekarang mengutamakan kepintaran. Sekolah-sekolah jaman sekarang mengutamakan kerajinan, bukan kepintaran. Pintar menurut saya tidak bisa dibuat, itu sudah takdir seseorang untuk terlahir pintar.

  3. ini lah bahaya nya orang pinter kalo sudah ketemu dengan godaan rayuan uang…..gue akuin bener-bener mangstab kecerdikannya dalam mengisi peluang…….

  4. Sesungguhnya permasalahan di suatu negara itu tdak sulit untuk d selesaikan, tapi orang2nyalah yg mnjadikannya mnjadi rumit

  5. Ibarat tubuh, negeri ini penuh dg cacing, tak kelihatan dr luar, tp menghisap sari2 tubuh, memb0br0kkan bangsa

  6. gayus hanya satu dari beberapa pejabat yg korup. saya yakin kalo diusut, banyak yg seperti gayus. memang negara ini sudah bobrok. hampir semua institusi.

  7. Jjr sbagai anak bangsa dan slalu membayar pajak entah itu kendaraan brmtor, penghasilan sngat kecewa bnget dan sy setuju untk boikot pajak buat pa pajak cm bkin kaya petugas pajak.

  8. setuju gan, yg kamu tuLis cerdas, ga ngeJudge maupun menuduh, tapi memberikan opini untuk berfikir & mengerti apa yg diLakukan oLeh seorang gayus..

    nice articLe gan, Lanjutkan menguak dgn Lebih cerdas..

  9. klarifikasi : pajak yang diberikannya kepada negara di bayarkan melalui bank, bukan bang gayus atau pegawai pajak.. jadi tidak mungkin di korupsi oleh pegawai pajak… perlu di ketahui bersama supaya clear… kejadian gayus itu terjadi di pengadilan…. ibarat orang maen tinju itu sudah di luar wewenang djp… alurnya adalah pegawai pajak pemeriksa menetapkan utang pajak, WP keberatan… keberatan di tolak.. WP banding ke pengadilan… di pengadilan inilah gayus bermaen… perlu juga di ketahui kalau anda pernah ke kantor pajak 4 tahun yang lalu dan sekarang… sejak 2006 DJP modernisasi semuanya sudah sangat berbeda… banyak pegawai yang sudah mati2 menolak sogokan macam gitu…. ( tidak perlu bakar lumbungnya kalo cuma mau tangkap tikus ) yang salah harus di hukum itu baru reformasi… kalo mau pembuktian terbalikpun harus fair… dpr,jenderal2,Wajib Pajak juga harus siap pembuktian terbalik… coba bayangkan pemeriksa pajak melakukan pemeriksaan mati2an untuk penerimaan negara… eh di pengadilan bandingnya di kabulkan… dan karena si gayus jayus ini malah di periksa lagi.. udah repot jadi tambah repot…

  10. setuju… orang seperti ini memang sedang digelapkan.. sehingga ia tidak tahu bahwa “Tuhan itu ada dan mengawasinya kapan saja”

  11. Herannya dari sekian puluh2 tahun, knp baru kali ini terungkap, tapi bagaimanapun juga memang ini sudah ditentukan Allah SWT.

  12. Hah… penulis berita ini trlalu bertele tele… singkat nya, masa level atas nya gayus ga korupsi…? gayus ini cuma ibarat tempat penitipan sementara uang hasil rampokan upline nya, yg untuk jasa nya dia dpt upah sekedarnya… yang harus di antisipasi adalah timbulnya fasilitas kabur para perampok di level upline nya gayus…

  13. mungkin kasus gayus adalah sebagian kecil dari kasus korupsi yg melanda bangsa ini selama 32 tahun. tak bisa hilang dalam waktu 10 tahun kepemimpinan pak SBY.

  14. Mas, aku setuju, terutama kalimat tajam yang ditulis terakhir:
    “Saya pikir, ini hanyalah pintu masuk untuk menguak kasus-kasus lain yang memang harus terkuak, akan tetapi aroma politisnya malah ikut-ikutan menyeruak; tak bisa dihindari.”

    Thanks buat tulisannya, anyway mari kita berharap ada secercah harapan di tengah-tengah bangsa ini… 🙂

  15. Mental bobrok klo benar2 dipahami ngapain korupsi gayus baru ketika ditingkat banding, karena dia kong kali kong dengan WP yang ngak taat pajak,sebenarnya WP ini minta apa sech?????…….berharap ketaatan berdasar atas keikhlasan bukan paksaan.

  16. Pemimpin kita tidak mau Belajar dari masa lalu dan memang tidak ada niat yang tulus dan sepenuhnya untuk memberantas KORUPSI….
    Ibu Pertiwi, Malang Benar Nasibmu….!

  17. Wahai bapak” yg terhormat yg di ats sna, apa bpk sdh tidak punya ht nurani lg lht lah di sekeliling anda bgaimn kami berjuang untk hidup. Tlg jgn sakiti ht kami ckup sdh kami jgn buat rakyat kecil seperti kami meradang.

  18. kasus gayus tdk hy terjadi di DJP tapi dibeberapa instansi yg berenumerasi tinggi & rentan bersinggungan dgn uang..lah bgmana dgn pajak daerah apakah selama ini terkontrol???

  19. STAN pintar ?
    yang pinter2 di SMA saya tidak ada yang milih masuk STAN, kebanyakan maunya ke ITB atau yang suka ekonomi plih FEUI, STAN hanya opsi cadangan

  20. Wahai bapak” yg terhormat yg di ats sna, apa bpk sdh tidak punya ht nurani lg lht lah di sekeliling anda bgaimn kami berjuang untk hidup. Tlg jgn sakiti ht kami ckup sdh kami jgn buat rakyat kecil seperti kami meradang.

  21. ada dua pintu korupsi.. 1 penerimaan negara ( Revenue ), 2. Pengeluaran negara ( Expenditure )… Pejabat negara korup dari pintu kedua yaitu pengeluaran.. dalam bentuk anggaran yang di salah gunakan…korupsi dari pintu pertama di sumbang oleh para pengemplang pajak yang tidak jujur dalam malaksanakan kewajiban pajaknya pengemplang pajak ini bisa terdiri dari ( perusahaan, pengusaha, orang pribadi dll. PNBP( biaya pengadilan dll), Dividen dari BUMN dll jadi kesimpulannya gerakan boikot bayar pajak… adalah gerakan pro koruptor dari pintu pertama…

  22. Malu saya jadi orang Indonesia ,dari aparat terendah sampai pejabat tinggi nggak ada yg bener, semuanya nyaris bobrok biarpun digaji tinggi tapi tetap serakah dan tamak…ingat uang haram bikin penyakit dan bencana .

  23. Kepintaran diantaranya didapat dari lingkungan, jd koreksi jg budaya terselubung di sekolah akuntan negara yg kenyataannya ikut andil dalam membentuk sikap akuntan penguasa…

  24. ilmu tanpa iman,maka yg terjadi kebobrokan,orang pintar tanpa di bekali ilmu agama maka yg terjadi menipu sebagaian yg lain.gayus adalah potret orang pintar tapi tipis iman,lulusan stan adalah seleksi ketat tapi hanya pintar sehingga menipu bangsa nya.pelajaran bagi kita untuk generasi penerus bangsa jangan sekolahkan anak anak kita di sekolah yg tipis agama/negeri.mari kita sekolah anak anak kita di sekolah islami.maka akan dapat membedakan mana yg benar dan mana yg salah.pegangan yg benar adalah kejujuran,sabar,dan tekun maka akan membawa anak anak kita menuju kesuksesan duniawi dan akhirat.semoga berguna !

  25. Kalo benar2 di usut tuntas pasti bakal ketahuan semuanya.
    Media juga bikin investigasi dong, kalo yg hal2 begini layak ditampilkan ke masyarakat lebih detail lagi bukan hanya si gayus aja, masih ada pejabat lebih tinggi lagi yg menikmati uang tsb..gayus cuman jadi tumbal … supaya lebih terbuka dan kelihatan jelas bobroknya oknum pejabat.

  26. gayus adalah salah satu sekian byk org yg tdk ingin hidup susah, sayang seorang gayus yg pintar tdk bisa mensyukuri apa yg jd rezekinya, mknya tdk pernah ada kt “cukup”

  27. Gebrakan Satgas agar tidak “anget2 tahi ayam” alias hanya tebar pesona. Kasus ini harus benar2 jadi pintu masuk mengganyang kasus2 lain yg lebih besar, termasuk kasus pajak Raja Garuda Mas Group yang mulai menghilang, tak tentu rimbanya, padahal nilainya jauh lebih fantastis dibanding yg dikeruk Gayus !!!!

  28. Yg dilakukan Gayus sudah menjadi rahasia umum dan common practice pegawai pajak. Masih banyak ‘Gayus-Gayus’ yg lain di sarangnya yg belum terbongkar. Adalah tantangan yg sangat berat untuk membongkar dan menghukumnya, apalagi kalau ada aparat yg terlibat yg justru pada akhirnya melindungi ‘Gayus-Gayus’ ini biar sumber income sampingannya tidak terganggu.

    Btw, Pak SBY dan DPR kok kalem aja ya…? Apa tidak sebaiknya Pak SBY bereaksi keras terhadap kejahatan pajak ini yg jelas-jelas mengganggu perasaan kita, terutama yg rajin bayar pajak. Kalo DPR, gw ngga berharap….:-((

  29. setuju dengan ical, kalau negara ini sudah bobrok. tapi tetap menghimbau untuk jangan menambahi kebobrokan yang sudah ada. mulai dari diri sendiri, mulai dari yang kecil dan mulai hari ini. mudah-mudahan besok lebih baik dan besoknya besok lebih baik baiknya lagi.

  30. Ganyang Gayus!!! 😀
    Mungkin sudah dicita-citakan sejak Gayus kuliah di STAN, kalau sudah lulus nanti dia akan jadi koruptor mengikuti beberapa rekannya yang alumni STAN jg, supaya gak lama-lama bisa jadi orang kaya!
    Selamat ya Gayus cita-citamu tercapai! 🙂

  31. Tanpa adanya gayus..petugas pajak dan aparat pemerintah bahkan anggota dewan yang terhormat tidak akan dibukakan mata nya bahwa sebenarnya Tuhan itu masih sayang sama kita sebagai hambaNya karena atas kehendak-Nya lah hingga saat ini masih ditutupi aib – aib kita sehingga tidak diketahui oleh orang lain…

  32. jangan hanya di periksa si gayus saja tetapi periksa juga tuh di bea cukai, kepolisian coba anda lihat gaya mereka gji kecil tapi gaya hidup kaya konglomerat, karena mereka dapat dari hasil korupsi alias maling

  33. gpp kor aja terus selagi ada kesempatan dan tdk ketauan tp jgn lupa bagi2kan pd yg miskin/kekurangan, selama perekonomian tdk berimbang di ind.

  34. harusnya untuk menjadi seorang birokrat tidak usahlah diberi fasilitas yang mewah-mewah tapi yang wajar wajar saja karena untuk bekerja mengabdi pada rakyat dan bukannya untuk tamasya. Gaji juga seperti yang saya lihat dan dengar sendiri sudah sangat cukup bila dibandingkan dengan gaji saya pribadi sebagai pegawai swasta di perhotelan bintang empat level supervisor divisi accounting bagian keuangan bahkan jaman sekarang ini lebih besar gaji pns dibanding gaji saya pegawai swasta itupun sudah dipotong pajak pula dan ternyata darah keringat saya itu di korupsi oleh pejabat yang bernama Gayus yang baru berumur 30 tahunan sedangkan saya 8 tahun lebih tua darinya mau menyisihkan uang tabungan saja susah sekali rasanya padahal kami baru punya anak satu masih balita, rumahpun tinggal di pondok indah mertua tapi saya masih bersyukur dengan semua ini diberi kemudahan dalam hidup walau pas pas-an, jujur itu bagai pegang bara dalam tangan, makin digenggam makin panas tak terperikan, melepaskan dari genggaman = hilang keiman kita selamanya tapi apa kah masih berarti masih bermakna kah ??? … kata – kata saya ini dalam jaman yang sudah super canggih ini dimana orang lebih mengutamakan kepintaran dari pada cerdas secara lahir bathin demi memuaskan syahwat semata bukan mencari sejati nya diri sendiri sebagai hamba Allah dan itu yang lebih utama dari yang utama, terima kasih

  35. memang mudah anda yang hanya mengkritik dan berkoar2 menyalahkan…sangat mudah.anda tidak tahu sekarang di pajak,pegawainy lebih memilih sekarang yang bersih daripada jaman jahiliyah sebelum modernisasi,asal tahu saja kami juga terluka karena gayus…org2 sprti itu slalu ada krn sistem apapun tidak mungkin sempurna..selalu ada segelintir org seperti itu

    kasus ini sepertinya, ketentuan Allah, membedakan yang benar dan yang salah. Seperti Aristoteles katakan, kebenaran terungkap, ketika kejahatan perlahan terpisah darinya melalui saringan dari publik. Layaknya seperti mendulang emas; untuk mendapatkan emas yang asli, tentu perlu diayak, hingga lumpurnya perlahan menghilang dan terpisah. Saya tetap dukung orang-orang baik, di manapun….

  36. beberapa komentar kerasa banget dari 1 orang yang sama (kloning dengan id lain) dan membela hal yang sama.. hihi.. orang pajak ya pak/mas?

    ck ck ck blog lebah cerdas banyak musuh juga ternyata hihi..

    bolehlah membela diri, tapi biar Tuhan yang yang tau keluarge ENTE makan DUIT HARAM atau nggak, kita masyarakat tidak tahu menahu.. Biar itu urusan ente deh ..

    Salam bwt petugas pajak laen, yang bersih yaa.. amin.. 🙂

    Unggul.. itu bukan musuh, hanya beda sudut pandang.. kalau ngga nulis begini khan ngga ketauan sama dan bedanya dimana…. ya nggak?

  37. Setuju dengan pembuktian terbalik aset pegawai pajak, jadi terlihat mana yang korup dan tidak, ay yakin jauh lebih banyak yang tidak. Setelah DJP baru pembuktian terbalik diterapkan untuk DPR, POLRI, Kejaksaan, pegawai BUMN dll. Entah DPR berani atau tidak, atau hanya mengusulkan demikian karena unsur politis.

  38. ayo saat nya berantas koruptor mulailah dari diri sendiri
    mohon buatklan gantungan koruptor di tempat umum. merdeka negeriku. Pejabat dan Perampok sama saja bedanya hanya yg satu pake pulpen yg satunya lagi pake golok. Polisi2 dimana kau.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *