Hari ini saya pulang cepat. Tepat 16.30. Saya naik kereta, tidak terlalu penuh. Saya agak heran, karena tumben-tumbenan, tidak ada pedagang buah-buahan yang biasanya hilir mudik menjajakan dagangannya. Ada jambu kelutuk, lengkeng, jeruk mandarin, melon, dan buah-buahan lainnya.

Sampai di stasiun Cilebut, ada seorang tua yang membawa wadah yang ditutupi pelastik hitam. Celingak-celinguk sebentar, kemudian melatakkan wadah itu di lantai dan membuka selubung dari kantong plastic warna hitam itu. Di dalamnya ada jeruk mandarin yang siap jual. Enam jeruk harganya Rp 5.000.

 

 Dengan cepat, tukang jerum mandarin itu dikerubungi dan dagangannya laku. Saya yang berada di sampingnya, tidak ikut beli, tapi mendengarkan obrolan mereka, antara yang beli dengan tukang jeruk mandarin tadi.

 

“Kok pake kantong plastic gini Bang?” kata salah seorang pembeli sambil menikmati jeruk pilihannya.

“Iya nih, kucing-kucingan ama petugas” jawab tukang jeruk, sambil melihat ke gerbong depan dan belakangnya, takut ada petugas

“Kenapa?” tanya orang yang di sebelahnya.

“Ntar kalau kena razia, dagangan saya diambil, makanya ditutupin sama kantong plastic hitam begini, jadi kalau ada petugas, tinggal tutup aja dan pura-pura jadi penumpang” jelas tukang jeruk, agak bangga dengan kecerdikannya.

 

Kreatif juga tukang jeruk ini.

 

Saya jadi ingat definisi kreatif menurut Edward deBono

Melihat hal yang sama, tapi mikirnya beda.

 

Yup. Persis seperti yang dilakukan tukang jeruk yang belum tentu kenal atau pernah baca teori kreativitas Edward de Bono tadi.

 

Kreativitas memang berhubungan dengan jumlah kombinasi yang bisa dihasilkan dari sebuah fakta. Misal, ketika bicara angka 24, maka, jumlah kombinasi yang bisa dihasilkan, menunjukkan kreativitas seseorang. Karena 24 bisa dihasilkan dari kombinasi

          Perkalian;  12×2=24; 4×6=24, 3×8=24; 1×24=24.

          Penjumlahan;   1+23=24; 2+22=24, dst

          Pembagian; 48:2=24; 24:1=24; 72:3=24, dst

Banyak sekali bukan kombinasinya. Itulah kreativitas. Diukur dari seberapa banyak kita bisa menemukan kombinasi.

Sekarang coba dengan singkatan:

BIN, biasanya singakatan Badan Intelejen Negara

Bisakah menemukan singkatan lain?

BIN=Badan Independensi Nasional

BIN=Black in News

BIN=Bimbingan Belajar Intensif Nasional

BIN=Black in Now

 

Semakin banyak ditemukan kombinasi dari singkatan BIN, maka semakin kreatif kita.

 

Coba lagi dengan singkatan lain: ABT

ABT = Asal Bapak Takut

ABT = Andai Bisa Terbang

ABT = AutoBlackThrough

ABT=Anti Body Terbaik

ABT=Akan Berpulang Tercepat (serem amat)

 

Cobalah melihat sesuatu yang sama dengan cara berpikir yang berbeda, karena itu akan membuat kreativitas meningkat.

 

Sama seperti tukang jeruk yang melihat razia petugas KA dan berpikir kreatif menutupi wadahnya dengan kantong plastic warna hitam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *