Kejadiannya hampir bersamaan. Merapi menyembur; mentawai

menggelora. Banyak nyawa melayang.

Bangsa ini berduka. Alam memiliki mekanismenya; manusia
seharusnya mengikuti mekanisme alam. Ketika alam dikhianati, maka bencana yang seharusnya
tak terjadi pun akan menerpa.

Lihatlah Jakarta; ketika manusianya banyak mengkhianati
alam; pemimpinnya tak berpihak kepada mekanisme alam; maka alam menghukumnya.

Merapi adalah sebagian kecil saja tentang bagaimana kuasanya
Sang Maha Kuasa. Mentawai menunjukkan betapa dahsyatnya ketundukan alam kepada
perintah dari Sang Maha Pemberi Perintah.

Manusia sebaiknya banyak memohon ampun. Menunjukkan
kehambaan di hadapan kuasa-Nya.

Dengar kabar Mbah Marijan meninggal; semoga karena disayang
untuk dipeluk oleh Allah. Jam 6.15 meninggal dengan posisi bersujud dan
mengenakan batik dinasnya.

Sungguh indah, wafat sebagai hamba yang semoga taat dan kini
berada di pelukan Allah.

SBY masih di China, kabarnya pun akan langsung ke Mentawai.

Chili bangkit setelah bencana alam menimpa.

Apakah Indonesia bisa bangkit dengan momentum bencana alam
ini?

Mari bertindak. Tak hanya berdo’a. Doa dan tindakan akan
membuatnya sempurna.

Pray For Indonesia

Rek. Bencana Alam via BCA KCU Sudirman No. Rek 035.311223.3
a.n Kantor Pusat PMI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *