Pansus Century sudah sampai tahap akhir dalam bekerja. Tinggal menunggu 2 Maret dalam rapat paripurna.

Ada yang sibuk mengungkap kebenaran. Ada yang sibuk mendefinisikan siapa teman siapa lawan

Seolah negara ini milik sendiri, rakyat hanya jadi penonton.

Koalisi rapuh dikuat-kuatkan. Kebenaran rapuh malah ditambah rapuhnya.

Seperti sarang laba-laba, yang kelihatan indah, tapi begitu mendekat, sekali sentuh langsung luruh.

Kebenaran kali ini diletakkan di bawah koalisi. Bahwa yang mendukung koalisi lah yang benar.

Koalisi kali ini ada di atas kebeneran. Karena kekuasaan lah yang kini dijadikan rujukan kebenaran.

Indonesia kembali ke masa lalu, ketika kepintaran bisa menjadi legitimasi kebenaran.

Lihatlah, para politisi yang memutar kata, demi mempertahankan kekuasaan, dan mengatakan bahwa yang dikatakannya adalah kebenaran. Padahal, sebenarnya, politisi itu sedang menggunakan otak reptilnya untuk bertahan hidup, menyandarkan kehidupannya semata demi kekuasaan.

Koalisi di atas kebenaran, hanya akan membawa bangsa ini kepada keterpurukan. Karena, ketika kebenaran didefinisikan demi kekuasaan, maka, Yang Maha Memiliki Kebenaran akan mengadili yang memiliki kekuasaan fana ini. Yang tertutup akan dibuka, yang rahasia akan terungkap…..

Tunggu saja…

One thought on “Koalisi Di Atas Kebenaran

  1. keterpurukan ruhani menyebabkan keterpurukan di semua sisi kehidupan. ketika manusia meninggalkan hakikatnya untuk apa dia diciptakan… dan kemana dia akan kembali….

  2. Banyak dari kita menjadi BUTA HATI ketika berada dalam lingkaran kekuasaan…Semoga bangsa ini segera dibersihkan dari politisi dan pejabat/pemimpin yang dholim

  3. Kesan pertama saya adalah, koalisi dipihak lain dan pansus century di pihak yg lain. Sehingga bisa jadi “Koalisi Di Atas Kebenaran” mungkin perlu dibubuhkan tanda tanya. Lalu saya pun juga bisa bertanya “Pansus Di Atas Kebenaran?” Saya kira tidak juga. Ranah politik yang demikian abu-abu, lebih sering kebenaran itu ditunggangi kepalsuan, kepalsuan menjadi kebenaran. Kontribusi nyata bagi kehidupan rakyat mungkin malah sangat kecil. Realisasi menyakiti hati rakyat dalam bentuk pungli dan korupsi porsinya justru lebih besar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *