Pulang kantor kemarin, di angkutan umum, saya duduk di samping pak supir yang sedang bekerja. Mobil berjalan. Isinya 4 penumpang di belakang. Baru berjalan 10 menit, ada seorang penumpang turun, dan membayar ongkos sambil berkata,

“Kembalian gope pak!” Dia memberikan uang Rp 2.000 dan meminta kembalian Rp 500. Ongkosnya memang rp 1.500

“Wah.. ngga ada 500-an nih, gimana?” jawab Pak Supir, jujur. Saya memang tidak melihat ada uang recehan di tempat pak supir biasanya menyimpan uang.

“Ya udah deh, ngga apa-apa” jawab si penumpang, berbalik dan berjalan ke sebuah gang.

Mobil kemudian berjalan kembali. Tidak beberapa lama, satu lagi penumpang turun. Membayar ongkos.

“Kembalinya ya Pak” kata si penumpang.

“Ngga ada 500-an Neng….” jawab Pak Supir. Jujur.

“Ya udah, ngga apa-apa….” jawab si penumpang. Sedikit berlari ke arah angkutan umum lain yang berbeda trayek yang menjadi kendaraan umum berikutnya.

Saya yang melihat 2 kejadian itu, berpikir, berarti pak supir ini sudah untung Rp 1.000 rupiah. Lumayan juga. Hanya karena dia tidak memiliki uang Rp 500 untuk kembalian.

Tidak punya uang Rp 500 sebenarnya kekurangan, akan tetapi kekurangan itu justru menjadi kelebihan yang menghasilkan keuntungan. Tentu saja kalau supir-nya ngga jujur, ngga tulus, sengaja dan pura-pura ngga punya uang recehan, hasilnya bisa berbeda.

Perjalanan singkat itu memberikan hikmah kepada saya, betapa kekurangan pun bisa menjadi kelebihan selama kita menerimanya dengan tulus dan tidak merasa rendah dengan kekurangan itu. Kekurangan bisa jadi kelebihan.

Saya jadi ingat dengan kisah Helmy Yahya dan Tantowi Yahya yang ketika berangkat ke Jakarta, biayanya dihasilkan dari uang yang diperoleh orang tuanya dengan menggadaikan rumah keluarga. Ke Jakarta dalam kondisi serba kekurangan, akan tetapi justru kekurangan itu yang memacu mereka untuk bisa meraih mimpi dan kesuksesan seperti yang diraih saat ini.

Kekurangan memang ada pada setiap orang; memaknainya dengan benar akan membuat kekurangan itu bisa menjadi kelebihan.

One thought on “Kekurangan Jadi Kelebihan

  1. karena kekurangan yg disadari akan menjadi kekuatan untuk berupaya berbuat sesuatu agar menjadi lebih baik setuju gak bro?

    setuju banget… pokoke urusan kurang-lebih itu urusan cara melihat…

  2. Setuju banget, kelebihan dn kekurangan hanya beda dari cara pandang. Smoga kita termasuk orang2 yg selalu bersyukur n bisa mengoptimalkan apa yg ada dalam diri kita. amin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *