Kampung Warna Warni Ngalam

Akhir November 2017 ini saya berkesempatan mengisi pelatihan social business di Malang. Tentu saja, tak melewatkan kesempatan mengunjungi salah satu destinasi wisata disana; yaitu Kampung Warna-Warni Jodipan, Malang.

3d0 3d2 3d3

Kampung bantaran kali yang disulap menjadi destinasi wisata hanya dengan melakukan tranformasi rumah-rumah yang awalnya kusam dan kumuh, berubah total menjadi rumah berwarna-warni.

Tentu saja, tak cuma rumah, gang, teras saja yang berubah; tetapi orang-orangnya pun turut berubah. Yang awalnya mungkin tak peduli kebersihan, kini sangat peduli kebersihan, sehingga disana-sini lingkungan bersih berkat partisipasi warga.

Tak hanya itu saja, ongkos masuk yang Rp 5.000 untuk 2 wilayah RT, rasanya tak seberapa dibanding pengalaman menelusuri rumah demi rumah, gang demi gang yang kini menjadi perhatian wisatawan lokal dan manca negara. Bule-bule bisa dengan santai makan olahan tradisional yang disajikan warga, sementara anak-anak remaja banyak yang melakukan selfie, dimana pun mereka mau’ walaupun ada beberapa spot yang jadi tempat favorit; seperti jembatan kaca, atau destinasi yang disediakan oleh warga.

3d1 3d5 3d6

Jika dihitung pengunjung per bulannya kira-kira 5000 org dengan uang masuk Rp 5000; maka pendapatan dari uang masuk saja Rp 25.000.000 untuk 2 RT tersebut. Lumayan untuk warga bantaran kali yang sebelumnya hidup tak memanfaatkan keunggulan wilayahnya.

Itulah transformasi. Itulah perubahan. Dan perubahan terbaik adalah ketika penerima manfaatnya adalah warga setempat. Terima kasih juga untuk para mahasiswa yang telah merintis perubahan ini.

3d4

 

 

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published.