Kalau Marah, Jangan Langsung Pulang

Forsipram (Forum Silaturahmi Pelajar Muslim) se Bogor adalah organisasi Rohis antar SMA/sederajat se Kota Bogor. Saya diamanahi menjadi Ketua I. Ketua Umumnya Kang AM. Ketika itu pertemuan Forsipram (Forum Silaturahmi Pelajar Muslim) di SMAKBO. Karena mengikuti aturan, maka pertemuan dibatasi dengan hijab. Mulailah AM memimpin rapat. Saya yang ada di barisan ikhwan ikut juga. Di seberang, tertutup hijab warna hijau gelap adalah akhwat dari beberapa SMA di Kota Bogor.
Pertemuan dimulai. Diskusi berlangsung lancar. Di beberapa saat ada pembahasan yang lumayan berat.
Hingga akhirnya… kondisi hening. Hening sekali.
Kami para ikhwan juga tidak tahu, dan menduga para akhwat sudah meninggalkan masjid. Setelah berbisik pelan, akhirnya, kami, para ikhwan pun meninggalkan mesjid. Rapat bubar walaupun tidak ditutup seperti semestinya.

Beberapa hari kemudian, ketika ketemu di sekolah, salah satu akhwat yang mengikuti rapat di SMAKBO tersebut ketemu dengan saya, dan menyampaikan pesan.

“Akhi, mohon maaf nih dari para akhwat… saat rapat kemarin, kalau memang ada yang kurang pas, terus marah… mohon jangan ninggalin rapat begitu saja, kita juga jadi tidak enak. Kita nungguin lumayan lama”

Hah….

Jadi, yang ninggalin rapat itu rupanya ikhwan duluan, karena menyangka akhwatnya sudah meninggalkan rapat. Karena ikhwannya sudah meninggalkan mesjid, akhwatnya pun menyusul keluar mesjid. Jedanya cukup lama. Efek dari keheningan waktu itu. Efek dari hijab hijau gelap itu. Efek dari materi diskusi yang berat dan menguras hati. Padahal akhwatnya, masih di dalam Mesjid, walaupun tidak ada respon. Menunggu, mungkin sedang membahas internal.

Hehehe..
Karena saking gak keliatannya, terjadilah miskomunikasi.
#teROHIS

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published.