Baban Sarbana

Social Business Coach

Browsing Category:

Masa Kuliah

Sarjana Bakwan

  • 1. Kami memanggilnya Emak. Usianya kini 75 tahun. Anaknya 7. Hanya dua yang lanjut kuliah. #SarjanaBakwan
  •  2. Untuk menghidupi keluarga, Emak buka warung, Jual bakwan, kasreng (goreng kacang), gepe (terigu kacang), pisang goreng #SarjanaBakwan
  • 3. Sejak SD saya bantu jualan gorengan, mengitari kampung. Ke sekolah pun saya titipkan bakwan di kantin. #SarjanaBakwan
  • 4. Emak begadang tiap malam, mengiris kol, wortel, dan mengaduk adonan. Istirahat sebentar dan subuh hari mulai menggoreng #SarjanaBakwan
  • 5. Pagi hari, pekerjaan Emak membuka lapangan kerja utk beberapa orang yang mengambil gorengan kemudian mengitari kampung #SarjanaBakwan
  • 6. Tak malu saya membawa gorengan ke sekolah. Tak minum susu pun tak menghalangi utk berprestasi. Bisa jadi karena do’a Emak #SarjanaBakwan
  • 7. Semua anak Emak menjadi juara di sekolah dasar. Sekali lagi, bukan semata gizi, tapi pasti karena kuatnya do’a Emak #SarjanaBakwan
  • 8. Bakwan menemani saya hingga SMP. Saya bersekolah di SMP terbaik di kota Bogor. Tetap bawa bakwan. Tapi hanya sebentar #SarjanaBakwan
  • 9. Biaya yang tinggi, membuat Emak menyarankan saya utk naik angkot hingga cukup utk bayar 100 rupiah. Sisanya jalan saja. #SarjanaBakwan
  • 10. Emak mengajarkan hidup prihatin tapi bermartabat. Selalu berbuat utk orang lain dan memberikan manfaat #SarjanaBakwan
  • 11. Ketika SMA, saya mulai aktif organisasi, sering pulang malam dan dini hari. Emak seringkali tertidur di kursi dekat pintu #SarjanaBakwan
  • 12. Membukakan pintu tanpa amarah. Hanya menatap untuk menyelimuti hati. #SarjanaBakwan
  • 13. Ketika kuliah, saya dan kakak mendapatkan kesempatan masuk IPB tanpa test. Beban Emak sedikit berkurang. #SarjanaBakwan
  • 14. Saya DropOut, sakit selama 3 minggu, opname, tak sadar. Emak setiap hari disana. Ciumnya menidurkan dan membangunkan #SarjanaBakwan
  • Beberapa anak tukang jualan keliling gorengan kini sudah menjadi janda.. anaknya bergabung di Pondok Yatim yang kami kelola #SarjanaBakwan
  • 16. Saya melanjutkan studi ke Universitas Pakuan. Belajar keras sambil bekerja. Alhamdulillah lulus dengan IPK Tertinggi #SarjanaBakwan
  • 17. Prestasi itu bukan semata saya, tapi pasti karena do’a tulus Emak yang setiap malam bangun tahajud #SarjanaBakwan
  • 18. Emak menghadiri wisuda dengan tetesan air mata. Bahagia. Puteranya diwisuda dengan gelar #SarjanaBakwan
  • 19. Saya tak pernah tahu ulang tahun Emak. Makanya, kapanpun saya ingin memberi hadian, saya tak perlu tunggu hari lahirnya #SarjanaBakwan
  • 22. Bahkan ketika saya pergi ke Amerika, pertanyaan Emak “Amerika itu sebelah mananya Mekkah?”.. Emak jatuh cinta sama Mekkah #SarjanaBakwan
  • 23. Beberapa anak tukang jualan keliling gorengan kini sudah menjadi janda, anaknya bergabung di Pondok Yatim yg kami kelola #SarjanaBakwan
  • 24. Emak tak hanya bertransaksi dagang, tapi mengajarkan silaturahmi yang bisa memanjangkan umur dan memberkahkan rezeki #SarjanaBakwan
  • 25. Emak mendapatkan respek dari sekitar bukan karena hartanya, tapi karena kesederhanaannya memaknai kehidupan #SarjanaBakwan

PRIDE AND GRADE VALUES

Monday, August 7th, a day after my 21st birthday, the people gathered in front of Office Hall in my campus, to see announcement graduation of Science Faculty. Some people come to me and say, ‘ Happy birthday..’, and ‘Longevity..’. I received it regularly. And said, ‘You’re welcome..’. I fixed focus more into that announcement on Office Hall’s wall.

I noticeboards, put the registration number in order,untill I stopped on my student registration number : G 20.0071, Computer Science. My fingers moved to the right side and found that words : G 20.0071 – DROP OUT. Dropped out, yes..dropped out. I dropped out!

Jaga Warnet dengan Gaji Rp 30.000 sebulan

Universitas Pakuan, Bogor adalah S1 saya yang kedua; setelah S1 pertama di IPB yang drop out. Ketika kuliah, saya harus cari tambahan biaya, apalagi akhir-akhir tingkat 4 begini. Kebetulan sekali di dalam kampus ada warnet. Maka, saya pun melamar kerja. Saat itu upahnya Rp 30.000 sebulan, karena memang ngga full seharian saya jaganya, gantian ama temen yang kuliah di Ilmu Komputer FMIPA Unpak. Saya juga, dulu kuliah di Ilmu Komputer FMIPA IPB, jadi bekal untuk bekerja disitu.

Sebenernya sih, inilah pertama kalinya saya bersentuhan dengan internet. Saya ingat, email pertama saya adalah baban@justicemail.com. Ngga tau kemana tuh email sekarang, masih eksis apa ngga, udah ngga pernah dipake lagi.

Continue reading