Baban Sarbana

Social Business Coach

Browsing Category:

Cerita Hidup

Happy Jump Over Las Vegas

Kami berangkat dari LA jam 11 malam dan sampai di Las Vegas jam 2.30 pagi.

Beristiarahat sebentar, kemudian melanjutkan perjalanan tour di Las Vegas dini hari dengan menggunakan kendaraan. seru banget, melihat Vegas lengkap dengan lampu-lampunya. Sepertinya Las Vegas tidak pernah tidur, karena dini hari pun masih ada aktivitas di jalanan dan banyak yang 24 jam.

Tour dadakan keliling Vegas ini dilakukan sampai ke downtown, tempat banyak Chapel, tempat menikahkan secara kilat, pasangan-pasangan yang khusus datang kesana untuk menikah. Selebriti pun banyak yang menikah di Las Vegas, yang sensasional mungkin Britney Spears yang menikah kemudian bercerai hanya dalam waktua kurang dari 24 jam.

Kalau saya lebih tertarik dengan sejaraha Las Vegasnya, yang bisa diketahui dari film Bugsy yang membuat Flamingo Hotel Casino di tahun 1930, kini letaknya persis di depan Caesar Palace. Hotel dan Kasino bersejarah itulah yang menjadikan Las Avegas seperti sekarang, kota yang dibanguna di atas gurun, maka berhawa panas, dan kini menjadi destinasi wisata untuk berjudi dan niat-niat lainnya.

Kami kembali ke Hotel Monte Carlo jam 05.30 dan beristirahat. Saya kemudian keluar kamar untuk tour sendirian untuk mengambil gambar dari landmark Las Vgas, mumpung maish pagi dan masih sepi dan langitnya pun masih bersih.

Benar saja, ketika saya keluar kembali jam 7-an, jalanan masih sepi, saya pun mulai berjalan menuju taget utama saya, yaitu Flamingo Hote dan Casino. Rupanya, jalanan di Las vegas diatur sedemikian rupam sehingga untuk menyeberang jalan, kebanyaka harus melalui jembataan. Di sepanjang jembatan itulah banyak orang-orang homeless duduk, dengan kardus bertuliskan aneka kalimat, tapi intinya minta diberi uang. Ada yang minta uag untuk beli bir, ada yang minya uang untuk melatih kursus karate, dan yang agak mendingan, homeless yang membawa mini freezer yang isinya air mineral dingin seharga $1.
Dengan waktu 2 jam, landmark utama Las Vegas sudah bisa saya foto. Termasuk beberapa theme park , mulai dari theme park Paris, hingga New York. masuk Kota Las Vegas smemang seoerti masuk ke Theme Park, karena bangunannya memang serba grand.

Di setiap hotelnya pasti ada kasino, tempat orang-orang berjudi. Sambil lewat saya lihat, banyak wanita-wanita tua yang sejak pagi hari tadi belum beranjak juga dari berbagai mesin judi. Dalam kasino di lobby hotel itu memang tidak diperkenankan memotret. saya hanya lewat saja, berasa lewat di Time Zone saja, dengan segala mesin judi yang ada.

Saya makan pagi di McDonald, beli burger ukuran kecil dan minum kopi dingin. Saya melihat, ternyata bisa refill minumannya selama dalam sekali kunjungan. Lumayan juga ya.

Usai berkeliling dan lumayan melelahkan , saya pun kembali ke kamar dan tidur untuk beristirahat.

Siang, jam 13, semua rombongan check out dari hotel dan langsung menuju Flamingo sebagai titik ketenu. Dari Flamingo, rombongan dibagi menjadi beberapa kelompok, sesuai dengan minatnya masing-masing, mau kemana. Kalau saya, karena tadi pagi sudah keliling, jadi tak terlalu pengaruh juga, saya ikut kelompok mana saja. Kami janjian untuk bertemu lagi di lokasi yang paling banyak dikunjungi turis, yaitu Air Mancur di depan Hotel Bellagio.l Indah sekali.

Ketika kami berkumpul semua di depan air mancur Hotek Bellagio, rupanya ada atraksi baket dari air mancur yang diiringi oleh musik klasik, sangat mengagumkan.

Sebelum pulang, seperti biasa, kami berburu souvenir. Kali ini saya tak terlalu bernafsu membeli, hinga akhirnya hanya membeli koleksi tempelan kulkas saja, yang harganya lebih murah dari harga di Los Angeles. Membelinya pun tidak di toko-toko seperti Walgreen, akan tetapi di toko-toko tradisional yang berjejer di sisi yang berseberangan dengan hotel-hotel. Hrganya cukup terjangkau.

Virginahlya Hilmarani (2)

SMS DOA LAHIRAN NAYA

1. Barakallah, salam untuk isteri, btw tanggal lahirnya sama dengan saya, 20 okt. (Dini Oktaviani – ILNA)
2. Barakallah, semoga menjadi anak yang sholehah, amin! (Gita Rose Citra Maya – PKN PPs UI)
3. Alhamdulillah. Kami ikut gembira dan selamat untuk Anda sekeluarga (Abdullah Cholil – Mayjend Purn)
4. Whoaaa slamet2 alhamdulilah moga cerdas kyk bokapnya trus bikin negara ini makin afdol (Lusian Sofyan – Ex Warisan RCTI)
5. Alhamdulillah, semoga menjadi bapak dan ibu yang berguna bagi musa dam bangsa ya.. (Hermin – Baznas)
6. Barakallah, semoga menjadi anak yang sholehah (Nazamudin – DPRD Bogor)
7. Alhamdulillah, semoga menjadi anak yang sholeh (Rafika – ILNA Medan)
8. Selamat ya! Ayo terus maju (Andri – Batam)
9. Wah, selamat ya, sudah menjadi Bapak. Semoga menjadi anak yangbaik, sholehah dan berbakti kepada orang tua dan agama. (Anggi – Sekretaris Sekolah Demokrasi Indonesia)
10. Barokallah, semoga menjadi mujahidah yang istiqomah dan senantiasa membuat Allah “tersenyum” dengan amal sholehnya (Yocie – Ketua DPD PKS Bogor)
11. Semoga menjadi anak yang sholeh sesuai keinginan orangtuanya (Amir – Sekolah Demokrasi Indonesia)
12. Alhamdulillah. Buurika laka filmauhub wasyarkatal waahib waruziqta birrohu wabalagho asyuddah. U’idu bikalimatil-lahittaamah min kulli syaithonin wahaammah wamin kulli’ainin laammah. (Zamzam – PKN Pasca UI)
13. Alhamdulillah…selamat ya. Mudah2an tambah bahagia dalam berumah tangga, dan jadi anak yang sholehah (Jumali – Triwarsana)
14. Selamat ya. Semoga membuat lebih mantap dan bahagia. (Helmy Yahya)
15. Virgi, met kenal ya dari Teh Nana. Alhamdulillah. Insyaallah kamu tumbuh jadi pribadi yang sholehah dan menjadi kebanggaan umi dan abi. (Nana – Sekolah Demokrasi Indonesia)
16. Barokalloh. Semoga menjadi cahaya untuk kedua ortunya dan semua orang mengasihinya. (Evie Hafifah – Unpak)
17. Selamat ya, semoga sang puteri menjadi anak yang sholeha (Davy Ratu – Triwarsana)
18. Amin. Puji Tuhan. (Eko – Elexmedia Komputindo)
19. Selamat. Semoga menjadi anak yang sholeha (M. Ramdhani – A+ Consulting)
20. Barokallah. Allahuma Amin. (Yono – ILNA)
21. Amin. Semoga menjadi anak yang taat kepada Allah dan berbakti kepada kedua orang tua (Edwin – Rumah Zakat)
22. Bravo, be a good father n good parents (Mas Mulyadi)
23. Senang sekali mendengarnya saudaraku. Amin. Semoga putrinya menjadi orang besar yang bisa menggetarkan dunia. (Minarni – Sekjen PB HMI/PKN PPs UI)
24. Semoga menjadi anak yang sholehah (Baya – Triwarsana)
25. Alhamdulillah, turut berbahagia. Barokallohulaka (Dodi – TV Madani)
26. Alhamdulillah. Selamat ya. Semoga menjadi anak yang sholehah, hormat dan saying sama orang tua. Semoga orang tuanya diberi kesehatan, kesabaran dan ilmu untuk mendidik anak-anaknya. (Rini Diana – Smansa Bogor)
27. Barakallah. Ramadhan penuh berkah. Semoga menjadi anak yang shalihah, mujahidah dan berbakti kepada orang tuanya. (Fauzi – PKN PPs UI)
28. Alhamdulillah. Mudah-mudahan jadi putrid yang sholehah dan penuh keberkahan untuk kedua orang tuanya. (Oki – Unpak)
29. Semoga menjadi anak yang sholehah dan cerdas (Mila – ILNA)
30. Selamat atas kelahiran putrinya. Semoga menjadi anak yang sholehah. (Bani Salamah – ILNA)
31. Semoga menjadi anak yang sholehah (Paulina – Elexmedia Komputindo)
32. Selamat ya. Mudah-mudahan menjadi anak yang sholeh. Kalau ada aqiqahan, undang-undang ya? (Ahmad Habibi – PKN PPS UI)
33. Selamat ya. Semoga baby-nya menjadi kebanggaan orang tua. Amin (Ellia – Ex Warisan RCTI)
34. Subhanallah. Amin. Do’ain ana juga supaya mendapat pendamping sholehah (Fathur – Kantor Menpora)
35. Wow heartiest congratulations! Excellent timing too! This year you & Ratna will have DOUBLE JOY celebrating Idul Fitri. Once again, HEARTIEST CONGRATS! (James Gwee)
36. Alhamdulillah semoga menjadi anak yang shaleha dan berbakti kepada kedua orang tua (Chandra – Elexmedia Komputindo)
37. Semoga menjadi berkah untuk kelengkapan kebahagiaan keluarga (Isyanto – PKN PPs UI)
38. Selamat ya. Semoga menjadi anak yang bisa memberikan bobot kalimatullah di muka bumi (Iwang – ILNA)
39. Semoga kelak menjadi anak sholehah, cerdas, cantik, berbakti kepada kedua orang tuanya (Mei Mei – IPB)
40. Semoga menjadi anak yang sholehah (Sawal – FE UI)
41. Alhamdulillah, semoga menjadi berkah dengan kehadirannya di bulan Ramadhan. (Iqbal RFE – Mantan Ketua OMA 30 IPB)
42. Alhamdulillah. Semoga menjadi anak yang sholehah (Marini – Triwarsana)
43. Barokallohu lakum bihuduriha waj’allahu waladatun shalihatun. Amin (Nurudin – DPD PKS Bogor)
44. Allahu akbar, alhamdulillah, selamat ya Bro.. semoga sang putri mengikuti jejak Fatimah RA. (Umbu Yudha)
45. Wilujeng kang, mugia janten murangkalih anu sholeha (Pepen – Web Designer)
46. Semoga menjadi anak yang sholehah, sehat, cerdas, bijak, mulia, cendikia, mujahid, berbakti, syahidah, masuk jannah. Amin. (Nuruzaman – DPW PKS Jabar)
47. Barokalloh. Mudah-mudahan Allah menjadikannya sebagai qurrata a’yun dan mujahidah dakwah (Meydi – ILNA)
48. Barokalloh. Semoga menjadi puteri yang sholehah, senantiasa menjadi qurrota a’yun bagi kedua orang tua dan kelak menjadi jundi dakwah yang tangguh. Amin (Ira 98 – Forkom Smansa)
49. Barokalloh. Semoga menjadi mujahidah di era globalisasi (Misbah – PKN PPs UI)
50. Selamat ya. Semoga sang putrid sehat dan selamat serta menjadi muslimah yang sholehah, cerdas dan demokratis. Semoga kedua orang tuanya bisa mengemban amanah atasnya dengan baik. Eep Saefulloh Fatah, Sandrina Malakiano, Kalam, Keysha)
51. Selamat atas kelahiran puterinya. Semoga menjadi anak yang sholehah (Steny Agustaf – Presenter)
52. Selamat ya Bos (Kelik Pelipurlara – Ucup Kelik)
53. Barokallahulakum. Semoga menjadi kebanggaan agama dan orang tuanya (M. Apud Khusaeri – PKN PPs UI)
54. Barokalloh. Semoga Allah menjadikannya sebagai permata hati yang menyejukkan pandangan mata dan menjadi bagian dari generasi mujahidah penopang dakwah (Iis Istiqomah – PKN PPs UI)
55. Barakallahu fi syahri ramadhan. Selamat atas kelahiran puterinya, moga si kecil jadi anak shalehah dan menambah kebahagiaan. (Thobib – Depag)
56. Barakallah atas kelahiran putrinya, semoga menjadi anak sholehah dan dapat menyenangkan pandangan kedua orang tuanya (Dina Diana – ILNA)
57. Selamat atas kelahiran putrinya. Semoga menjadi anak yang sholehah (Mira Loebis – Trans TV)
58. Selamat ya, mudah-mudahan menjadi anak yang sholeh dan bakti pada orang tua (Zarkasy – IPB 29)
59. Selamat ya. (Reindhard R. Tawas – Triwarsana)
60. Selamat ya. (Joel Gantenk – Triwarsana)
61. Selamat atas kelahiran putrinya. Semoga tumbuh menjadi anak yang sholehah dan berbakti kepada orang tua (Mala – Triwarsana)
62. Selamat atas kelahiran putrinya, didoakan jadi anak yang sholehah dan menjadi kebanggaan ayah bundanya dan pejuang barisan depan Islam (Feri Kusnandar – ILNA)
63. Selamat ya, mudah-mudaha menjadi anak yang sholehah dan berbakti kepada orang tuanya (Febriantina – IPB)
64. Alhamdulillah, semoga jadi anak yang sholehah. (Kristin – LPMJ)
65. Selamat buat lo berdua ya. Gua yakin putrid jelita itu akan jadi wanita yang sholehah (Edward Taufan – PKN PPs UI)
66. Selamat atas kelahiran putri tercinta. Semoga menjadi cahaya kebahagiaan keluarga dan tumbuh besar dan sehat (Sita – IPB)
67. Selamat. Tuhan sungguh baik, memberi berkah yang indah bagi Anda berdua pada bulan suci ini. (Heru – Dreamlights Studios Semarang)
68. Selamat. Semoga menjadi puteri yang sholehah (Dicky Indrawan – Smansa)
69. Selamat ya (Giri Bahagia – DPD PKS Bogor)
70. Amien. Alhamdulillah. Insyaallah Dian juga nyusul 8 bulan lagi. (Dian – LPMJ)
71. Barokumullah. (M. Jazuli – PKN PPs UI)

Virgihanlya Hilmarani (1)

Virginahlya Hilmarani Hadir di Dunia

20 Oktober 2006
27 Ramadhan 1427 H

06.00. Mimi jalan pagi bareng Eyang Uti. Ketuban Mimi pecah sedikit
07.00. Siap-siap berangkat ke RSPAD
08.00. Ian ama Ewin cari Taksi
09.15. Eyang Uti, Ati, Mimi dan Abee berangkat dari rumah
10.00. Sampai di RSPAD Gatot Subroto
10.15. Mimi diperiksa di Ruang Bersalin. Yang lainnya nunggu diluar
11.20. Mimi keluar, katanya baru bukaan 2, disuruh jalan-jalan. Abee, Ati ama Mimi jalan-jalan sambil foto-foto
11.45. Abee shalat Jum’at
12.30. Abee selesai shalat Jum’at
12.30. Mimi udah di Ruang Rawat Inap, udah diperiksa ama Dr. Novi, mulesnya udah 15 menit sekali, insyaallah semuanya lancar
12.30 Di ruang rawat inap, Paviliun Imam Suyudi, Ruang 8 Kelas II
16.00. Periksa kedua, bukaan udah jadi 3
17.00. Mulesnya Mimi udah 5 menit sekali @ 25 detik, nunggu sampai mulesnya 40 detik
18.00. Mulesnya Mimi tambah-tambah, ketuban pecah lagi
19.00. Diperiksa lagi, ternyata udah bukaan 5 – 6, langsung dibawa ke ruang bersalin
19.30. Mimi mulai kontraksi, bukaan cepet naiknya. Dr Novi masih di Depok, karena kejauhan, ditawarin pengganti, dokter perempuan, Abee nolak. Dicariin dokter perempuan, namanya Dr. Riska, yang pertama kali meriksa Mimi di RSPAD.
19.40. Mulesnya Mimi makin kuat, tapi karena belum waktunya, suster nyaranin supaya ngga ‘ngeden’ dulu… ambil nafas panjang teratur aja.
20.00. Mimi mulai lagi kontraksi, lebih keras, dibantuin rame-rame ama Dr. Riska, 2 suster baju pink dan 1 suster baju putih yang bantuin kontraksi dari atas. Dr Riska nunggu Virgi nongol
20.20. Kontraksi Mimi mulai lebih hebat, Abee ama Eyang Uti terus nemenin…. kepala Virgi udah nongol, tapi belum keluar seluruhnya, kemungkinan kelilit usus
20.20. Mimi terus berjuang sangat keras.. berjihad untuk menghadirkan Virgi ke dunia…
20.30. Dr. Novi dateng, gantiin Dr. Riska
20.35. Owe… Owe… Virgi lahir. Allahu Akbar
20.41. Leher Virgi agak kelilit usus, makanya susah keluar. Alhamdulillah, Virgi lahir dengan berat 3.2, cantik, putih, nangisnya keras banget… Abee langsung ngerekam pake Hanphone…
20.50. Abee ama Eyang Uti diminta keluar, karena Mimi mau dijahit dulu (kata dokter Novi sih diobras), karena udah mengejan sebelum siap, jadinya ada yang robek. Mimi dibius banyak banget sampai obat bisunya keabisan
20.50. Abee sibuk nelpon Eyang Uti Ciapus, Aa, Eyang Priok, dan sms semua temen-temen Abee
21.00. Abee dapet balesan sampai 56 sms dari temen-temen Abee
21.30. Abee ngazanin Virgi di telingan kiri dan kanan
22.00. Abee mulai foto-foto Virgi, Eyang Uti, Dr. Novi, dll
22.30. Mimi udah bisa dibawa ke Ruang Rawat inap.
22.45. Virgi dateng ke Ruang Rawat Inap, setelah mampir ke suster untuk diberi susu botol. Eyang Uti bilang, langsung aja pake ASI.
22.50. Virgi tidur nyenyak banget. Cantik
23.00. Virgi mulai konsumsi ASI pertamanya. Lahap dan udah pinter
23.15. Abee sibuk foto-foto Virgi
23.20. Virgi tidur lagi, Mimi juga minum ama makan, disuapin Eyang Uti
23.30. Abee nyuci ari-ari Virgi, sampai darahnya ilang, dibantuin ama Eyang Uti
23.15. Abee bacain surat An-Nahl, karena itu bagian dari nama Virgi
24.00. Alhamdulillah hari ini selesai semua. Anugerah terindah. Puteri cantik yang membawa berkah. Hilang semua keluh kesah, cape… Ya Allah terima kasih atas rasa yang Engkau berikan, nikmat yang Engkau Anugerahkan. Kecantikan yang Engkau hadirkan

Sarjana Bakwan

  • 1. Kami memanggilnya Emak. Usianya kini 75 tahun. Anaknya 7. Hanya dua yang lanjut kuliah. #SarjanaBakwan
  •  2. Untuk menghidupi keluarga, Emak buka warung, Jual bakwan, kasreng (goreng kacang), gepe (terigu kacang), pisang goreng #SarjanaBakwan
  • 3. Sejak SD saya bantu jualan gorengan, mengitari kampung. Ke sekolah pun saya titipkan bakwan di kantin. #SarjanaBakwan
  • 4. Emak begadang tiap malam, mengiris kol, wortel, dan mengaduk adonan. Istirahat sebentar dan subuh hari mulai menggoreng #SarjanaBakwan
  • 5. Pagi hari, pekerjaan Emak membuka lapangan kerja utk beberapa orang yang mengambil gorengan kemudian mengitari kampung #SarjanaBakwan
  • 6. Tak malu saya membawa gorengan ke sekolah. Tak minum susu pun tak menghalangi utk berprestasi. Bisa jadi karena do’a Emak #SarjanaBakwan
  • 7. Semua anak Emak menjadi juara di sekolah dasar. Sekali lagi, bukan semata gizi, tapi pasti karena kuatnya do’a Emak #SarjanaBakwan
  • 8. Bakwan menemani saya hingga SMP. Saya bersekolah di SMP terbaik di kota Bogor. Tetap bawa bakwan. Tapi hanya sebentar #SarjanaBakwan
  • 9. Biaya yang tinggi, membuat Emak menyarankan saya utk naik angkot hingga cukup utk bayar 100 rupiah. Sisanya jalan saja. #SarjanaBakwan
  • 10. Emak mengajarkan hidup prihatin tapi bermartabat. Selalu berbuat utk orang lain dan memberikan manfaat #SarjanaBakwan
  • 11. Ketika SMA, saya mulai aktif organisasi, sering pulang malam dan dini hari. Emak seringkali tertidur di kursi dekat pintu #SarjanaBakwan
  • 12. Membukakan pintu tanpa amarah. Hanya menatap untuk menyelimuti hati. #SarjanaBakwan
  • 13. Ketika kuliah, saya dan kakak mendapatkan kesempatan masuk IPB tanpa test. Beban Emak sedikit berkurang. #SarjanaBakwan
  • 14. Saya DropOut, sakit selama 3 minggu, opname, tak sadar. Emak setiap hari disana. Ciumnya menidurkan dan membangunkan #SarjanaBakwan
  • Beberapa anak tukang jualan keliling gorengan kini sudah menjadi janda.. anaknya bergabung di Pondok Yatim yang kami kelola #SarjanaBakwan
  • 16. Saya melanjutkan studi ke Universitas Pakuan. Belajar keras sambil bekerja. Alhamdulillah lulus dengan IPK Tertinggi #SarjanaBakwan
  • 17. Prestasi itu bukan semata saya, tapi pasti karena do’a tulus Emak yang setiap malam bangun tahajud #SarjanaBakwan
  • 18. Emak menghadiri wisuda dengan tetesan air mata. Bahagia. Puteranya diwisuda dengan gelar #SarjanaBakwan
  • 19. Saya tak pernah tahu ulang tahun Emak. Makanya, kapanpun saya ingin memberi hadian, saya tak perlu tunggu hari lahirnya #SarjanaBakwan
  • 22. Bahkan ketika saya pergi ke Amerika, pertanyaan Emak “Amerika itu sebelah mananya Mekkah?”.. Emak jatuh cinta sama Mekkah #SarjanaBakwan
  • 23. Beberapa anak tukang jualan keliling gorengan kini sudah menjadi janda, anaknya bergabung di Pondok Yatim yg kami kelola #SarjanaBakwan
  • 24. Emak tak hanya bertransaksi dagang, tapi mengajarkan silaturahmi yang bisa memanjangkan umur dan memberkahkan rezeki #SarjanaBakwan
  • 25. Emak mendapatkan respek dari sekitar bukan karena hartanya, tapi karena kesederhanaannya memaknai kehidupan #SarjanaBakwan

My Story

Lahir di Desa Tamansari, di kaki Gunung Salak, Kabupaten Bogor. Merupakan anak ke-6 dari 7 bersaudara pasangan Mamad dan Nining yang tak tamat sekolah rakyat. Sejak kecil Baban dididik untuk tidak menyerah terhadap keadaan hingga sambil sekolah membantu orang tua dengan berjualan gorengan dan manisan pala, kuliner khas Desa Tamansari.
Pendidikan tinggi dilanjutkan dengan beasiswa berprestasi dari Institut Pertanian Bogor, melalui jalur tanpa test PMDK USMI. Sambil kuliah, sambil bantu berjualan jual gorengan, hingga dikenal sebagai Calon Sarjana Bakwan. Kesibukan organisasi membuat kehidupan akademis agak terganggu, hingga drop-out di tahun ke-3 dari Program Studi Ilmu Komputer FMIPA IPB. Hal tersebut membuat mental terjatuh, tetapi setiap orang bukan dihitung dari berapa kali dia terjatuh, melainkan berapa kali dia bisa bangkit dari keterpurukan.
Setahun mengasingkan diri, introspeksi, akhirnya melanjutkan kuliah di Fakultas Ekonomi Universitas Pakuan; berorganisasi dengan menjadi Ketua Himpunan Mahasiswa, Ketua Senat Fakultas dan beberapa aktivitas kemasyarakatan dengan mendirikan Yayasan Pusat Pembelajaran Ilmu Berguna (ILNA Learning Center).
Selama kuliah, menyusun buku tentang keterampilan belajar, sebagai refleksi dari pengalaman DO dari IPB dan cumlaude di Universitas Pakuan. Sekedar memberi perspektif perbedaan antara kecerdasan dan kepintaran. Buku yang diterbitkan 2001 oleh PT Elex Media Komputindo, Kelompok Penerbit Gramedia berjudul Ampuh: Cerdas Tanpa Batas dan menjadi buku best seller sebagai literatur pembelajaran untuk remaja. Buku ini pula yang dijadikan bahan pelatihan untuk membantu remaja dalam menguasai keahlian belajar, untuk bisa menjadi pintar sekaligus cerdas.
Tahun 2006, mendapatkan beasiswa dari Kementerian Negara Pemuda dan Olahraga untuk kuliah S2 di Kajian Strategis Kepemimpinan Kepemudaan di Program Ketahanan Nasional Universitas Indonesia. Program beasiswa bagi para aktivis LSM yang bergerak dalam peningkatan kualitas remaja/pemuda di Indonesia. Selama kuliah, terpilih menjadi delegasi Indonesia untuk mengikuti ASEAN Youth Workers Program di National Youth Center, Cheonan, South Korea. Sambil kuliah, nyambi sebagai program director di Sekolah Demokrasi Indonesia; lembaga kajian yang mengkhususkan pada pembelajaran demokrasi dan citizenship di Indonesia.
Lulus 2008, mendirikan PT Rumah Tulis, usaha di bidang jasa penulisan, pelatihan menulis dan literacy agent; bekerja sama dengan PT Elex Media Komputindo menerbitkan buku Valuegraphy of Helmy Yahya, Mengubah Keragaman menjadi Kekuatan, A to Z Menata Keluarga.
Awal tahun 2010, mulai mendirikan Pondok Yatim Menulis, sebuah rumah singgah bagi pengembangan potensi anak yatim. Diawali dengan membeli lahan 200 m2, melakukan rekrutmen kepada anak-anak yatim di sekitar lokasi dan terkumpul 50 anggota Pondok Yatim Menulis. Mengembangkan kegiatan potensi diri anak yatim dan dhuafa dengan melibatkan relawan disiplin ilmu dan juga mulai berkampanye secara online melalui jejaring sosial facebook, twitter dan website www.yatimonline.com.
Tahun 2010 pula, mengikuti kompetisi essay yang diadakan oleh Kedutaan Besar Amerika Serikat, dan terpilih menjadi pemenang dalam Golden Ticket to USA. Setelah acara seleksi berupa siaran langsung di RCTI, mendapatkan hadiah berupa kegiatan napak tilas tempat-tempat di Amerika Serikat yang bersentuhan dengan sejarah hidup Barrack Obama, Presiden Amerika Serikat. Kunjungan mulai dari Seattle, Chicago, Washington DC, Hawaii.
Kunjungan selama di Amerika Serikat tersebut menjadi headline di komunitas blog Kompasiana.com dan diterbitkan bukunya oleh PT Elex Media Komputindo dengan judul “Tapak Tilas Barack Obama”.
Inspirasi perjalanan ke Amerika Serikat itulah yang memberikan keyakinan untuk makin serius sebagai community organizer dan membaktikan diri di masyarakat dengan membangun Pondok Yatim Menulis dan giat berkampanye secara online melalui kegiatan YatimOnline yang akan terus dikembangkan menjadi lembaga pendidikan dan pelatihan untuk meningkatkan potensi anak yatim dan dhuafa beserta keluarganya sehingga berdampak pada masyarakat di desa kelahiran.
Kini, selain sebagai pribadi menekuni usaha jasa penulisan, pelatihan dan literacy agent di PT Rumah Tulis, juga fokus membangun Yatimonline untuk menciptakan kemandirian dengan mengembangkan kegiatan usaha dan keterampilan hidup/kerja bagi anak-anak yatim dengan membuka pintu kerja sama seluas-luasnya bagi semua pihak yang mencintai Indonesia dan menunjukkan cintanya dengan melayani dan berbuat banyak bagi orang lain.
Yakinlah bahwa melayani adalah perbuatan terbaik yang bisa dilakukan oleh seorang manusia bagi manusia lainnya.

Anak SMA Sudah Jadi Pembimbing Haji

Kelas 3 SMA memang tidak dibolehkan aktif dalam organisasi apa pun, baik OSIS maupun DKM. Akhirnya, saya dan Novi Hardian ditunjuk untuk menjadi panitia dadakan. Kami berdua kebagian jadi panitia untuk Manasik Haji. Pekerjaannya menyiapkan alat-alat untuk praktek manasih haji itu. Mulai dari miniatur ka’bah, makam Ibrahim, jumroh, hingga petunjuk rute tempat selayaknya pelaksanaan haji beneran.

Pekerjaan yang cukup berat adalah membuat kiswah untuk menutup ka’bah. Warisan dari panitia sebelumnya adalah kain hitam yang di bagian atasnya diberi garis kuning. Saya puny ide untuk memberi tambahan tulisan kaligrafi dengan dibordir.

Continue reading

Virgiandra Arief Muhammad Sarbana

Hari Ibu ini menjadi istimewa, karena kehadiran putera kami tercinta, namanya Virgiandra Arief Muhammad Sarbana.

Masuk Rumah Sakit Bersalin Melania di Bondongan, Bogor jam 20.00, isteri saya langsung diperiksa. Kata susternya, belum apa-apa, belum ada tanda-tanda kelahiran.  Saya malah yang grogi dan deg-degan.

Kami kemudian memesan ruangan di Kelas I, Ruang Melati I. Ruangannya adem, enak dan nyaman. Malam ini, kami di kamar bertiga saja; saya, isteri dan mertua. Semalaman kami isi dengan pengajian saja. Supaya bisa menenangkan semua orang. Karena urusan kelahiran, yang ngga tenang bukan hanya yang akan melahirkan, tapi semua orang bisa ngga tenang. Maka, membaca Al Qur’an adalah salah satu cara untuk menenangkan diri sekaligus memohon pertolongan-Nya.

Berkali-kali mertua saya meyakinkan saya dan dirinya sendiri, bahwa masalah kelahiran adalah urusan kekuasaan Allah; dari sisi waktu, keselamatan, kelancaran, semuanya adalah hak prerogatif Allah. Makanya, lebih mendekat kepada Allah adalah cara utama untuk memperoleh keselamatan.

Continue reading

Kampung Warna Warni Ngalam

Akhir November 2017 ini saya berkesempatan mengisi pelatihan social business di Malang. Tentu saja, tak melewatkan kesempatan mengunjungi salah satu destinasi wisata disana; yaitu Kampung Warna-Warni Jodipan, Malang.

Kampung bantaran kali yang disulap menjadi destinasi wisata hanya dengan melakukan tranformasi rumah-rumah yang awalnya kusam dan kumuh, berubah total menjadi rumah berwarna-warni.

Tentu saja, tak cuma rumah, gang, teras saja yang berubah; tetapi orang-orangnya pun turut berubah. Yang awalnya mungkin tak peduli kebersihan, kini sangat peduli kebersihan, sehingga disana-sini lingkungan bersih berkat partisipasi warga.

Tak hanya itu saja, ongkos masuk yang Rp 5.000 untuk 2 wilayah RT, rasanya tak seberapa dibanding pengalaman menelusuri rumah demi rumah, gang demi gang yang kini menjadi perhatian wisatawan lokal dan manca negara. Bule-bule bisa dengan santai makan olahan tradisional yang disajikan warga, sementara anak-anak remaja banyak yang melakukan selfie, dimana pun mereka mau’ walaupun ada beberapa spot yang jadi tempat favorit; seperti jembatan kaca, atau destinasi yang disediakan oleh warga.

Jika dihitung pengunjung per bulannya kira-kira 5000 org dengan uang masuk Rp 5000; maka pendapatan dari uang masuk saja Rp 25.000.000 untuk 2 RT tersebut. Lumayan untuk warga bantaran kali yang sebelumnya hidup tak memanfaatkan keunggulan wilayahnya.

Itulah transformasi. Itulah perubahan. Dan perubahan terbaik adalah ketika penerima manfaatnya adalah warga setempat. Terima kasih juga untuk para mahasiswa yang telah merintis perubahan ini.