Baban Sarbana

Social Business Coach

Browsing Category:

Korea Selatan

Bikinin Blog buat Orang Kamboja

Kapan saya mulai nge-blog? Sejak kelahiran anak saya, Virginahlya Hilmarani, 20 Oktober 2006. Tujuan saya hanya ingin berbagi kebahagiaan kepada dunia. Setahu saya, postingan pertamanya adalah SMS dari teman-teman yang mengucapkan kelahiran dari beberapa teman. Blog itu saya buat agar suatu saat nanti ketika dia dewasa, catatan diblog itu jadi sejarah bagi anak saya. Nyatanya, nge-blog emang kudu tekun. Blog saya yang beralamat di www.abeevirgi.blogspot.com, akhirnya terbengkalai.

 

Kapan saya mulai nge-blog lagi? Mulai aktif lagi ketika saya berada di Cheonan, Korea Selatan, November 2007. Tujuannya untuk berkomunikasi dengan keluarga saya. Hehehehe, padahal isteri saya juga bukan pengguna internet, jadi tujuan itu tidak tercapai. Saya tetap posting keseharian saya disana. Kebetulan saya menempati kamar asrama yang punya fasilitas wifi. Bisa nge-blog tiap malam.

 

Continue reading

Karena Namanya Fathurrahman

Sampai di Incheon, bandar udara Korea Selatan jam 10.00. Saya dan Misbach langusng menuju ke pengambilan bagasi. Fathur rupanya diinterogasi di kantor imigrasinya. Satu jam lebih di dalam sana. Saya dan Misbach menduga-duga, mungkin karena namanya, Fathurrahman, yang mirip-mirip dengan orang yang sedang diawasi oleh pemerintah Korea Selatan, dan diberitakan datang ke Indonesia.

Untung nama saya Baban Sarbana, kecuali ada nama orang yang mirip dengan nama saya, dan kebetulan dia melakukan sesuatu yang membuatnya ditandai oleh dunia internasional.

Continue reading

Keimanan itu Kerasa…Keislaman itu Kelihatan

Menunggu kereta menuju Cheonan di Korail, Seoul.Semua peserta training for youth worker at NYC South Korea istirahat di kantin. Saya agak menyingkir, karena saat itu sedang berpuasa Ramadhan. Dari 11 orang peserta, 5 orang muslim; tiga dari Indonesia, 1 dari Malaysia, 1 dari Philipina.

Kawan saya, Check Lim, asal Kamboja, menghampiri. Check Lim adalah peserta paling senior dan paling sering keliling negara-negara ASEAN. Kita menjulukinya “Mr. “On Behalf”, karena selalu mewakili para peserta training dalam forum-forum resmi.

Check Lim memang punya keingintahuan yang tinggi. Saya yang sedang mengutak-atik komunikator dihampirinya.

(Percakapan sebenarnya dalam bahasa Inggris, tapi saya translate ke bahasa Indonesia)

Continue reading

Pemuda Indonesia Paling Tua

Ini pengalaman saya waktu ikutan Youth Worker Training Program di Cheonan, South Korea….

Kegiatan diadakan di National Youth Center of South Korea. Diikuti oleh 7 negara. Kami, dari Indonesia diwakili oleh 3 delegasi, saya, Fathurrahman dari Kemenegpora, dan Misbach Fikrianto dari Sekolah Rakyat.

Dalam salah satu sesi, ada presentasi peserta dari berbagai negara. Hari ini kita presentasi ttg Youth Policy di Indonesia, sambil mendengarkan apa yang dijelaskan oleh delegasi dari negara lain.

Walaupun secara formal kita ngga ada bekal tentang Youth Policy, tapi, dengan adanya internet, kita bisa menjadi “pengarang” yang bagus. Memang rumusan tentang Indonesian Youth Policy belum ada. Kalaupun dalam bentuk Rancangan Undang-undang, katanya nyasar entah dimana. So, bagaimana mau menyelesaikan masalah, kalau rancangan youth policynya saja tidak ada? atau memang kami yang tidak tahu?

Continue reading