Baban Sarbana

Social Business Coach

Blogging for Change

Hadir di Pesta Blogger 2009, rasanya luar biasa. Walaupun harus masuk jam 10.00, karena ngga dapet tiket via online atau mewakili komunitas. Ngga nyangka, karena banyak blogger yang dari usia, sebenarnya tak punya ‘dosa sejarah’ dengan masa lalu bangsa ini. Banyak yang masih muda, fresh, wajah ceria dan tentu saja eksentrik.

@tifsembiring, Bapak Menkominfo yang baru menjadi bintang di awal acara, karena, diluar dugaan, hadir di pembukaan. Hmm.. tetap dengan kekhasan, berpantun dan tentu saja banyak mengucapkan janji yang melegakan bagi para blogger. Malah, Pak Tif bilang, kalau saat ini ada blogger jadi menkominfo. Ya.. namanya politisi.. pasti ada janji yang akan diucapkan. Semoga saja Pak Tif benar-benar menjadi negarawan setelah tak lagi menjadi Presiden PKS; janji tak hanya tinggal janji… insyaallah, semoga saja bisa ditepati. Saya pun segera menjadi follower-nya Pak Tif yang ke-8303, karena ada target Pak Tif, selama 3 minggu ini katanya mau melebihi followernya Joko Anwar yang sudah 30 ribuan… dan mau mengundang perwakilan pemilik account twitter untuk beraudiensi (kalau ngga salah).

Satu saja yang saya ingat, Pak Tif akan mengkampanyekan KOMUNIKASI LANCAR, INFORMASI BENAR… sound like a great statement…

Menjelang siang, acara dilanjutkan dengan sharing dari panitia Pesta Blogger dan juga diundang ke panggung, perwakilan dari komunitas Blogger di Indonesia. Yang maju, dari Makassar, Surabaya, Riau dan Bogor (saya maju, karena blogger paling tua dari Blogor, hehehehe). Alhamdulillah, serasa diaku jadi blogger, padahal baru setahun serius ngeblog.

Dan yang luar biasa rasanya adalah ketika Prita Mulyasari juga maju ke panggung, bergabung dengan kami di depan. Seseorang yang sedang menghadapi ‘masalah’, hanya karena ingin jujur saja, dan kebetulan punya akses untuk memanfaatkan internet. Hmmm.. tabah dan tegar sepertinya. Beruntung saya ada persis di sebelahnya, jadi bisa bertanya hal-hal yang ingin saya ketahui langsung, daripada mengetahuinya di media.

Aura blogger yang menginginkan kebebasan berekspresi, rasanya agak tersumbat, ketika terbentur dengan adanya Undang-undang ITE, yang beberapa waktu belakangan ini hangat dibicarakan, baik yang ingin agar UU itu dipertahankan, maupun yang menginginkan adanya judicial review.

Saat break out seasion, saya bergabung dengan diskusi yang disponsori oleh Yahoo! yang mengenalkan situs jejaring sosial baru, belum berbahasa Indonesia, namanya meme.yahoo.com (baca MIM). Rupanya, penyedia situs jejaring sosial pun berlomba memberikan kemudahan dan fasilitas yang lebih oke buat menyalurkan ekspresi para blogger. So.. ini kesempatan untuk berkontribusi dan berekspresi…

Karena itulah, saya bergabung dengan diskusi tentang etika dalam ngeblog. Kebetulan pula, disitu hadir praktisi hukum yang juga blogger atau blogger yang juga praktisi hukum. Jadi melek lebih lebar, tentang kondisi aturan main di Indonesia untuk para blogger, sebagai akibat dari dampak kasus hukum yang dialami Prita Mulyasari.

Sampai, salah satu blogger yang spesialiasinya mengomentari berita infotainment juga ikutan khawatir, apakah tulisannya di blog tentang Saipul Jamil yang ganti kaos dari ukuran M ke ukuran S atau gaya rambut artis tertentu dia komentari, nanti juga bisa punya masalah hukum? karena ang diberitakan mungkin tersinggung?

Hmmm.. kok jadi rumit ya, ketika ada aturan yang tak empatik dan ditetapkan tanpa lebih dahulu bermusyawarah di antara stake holder yang berkepentingan terhadap suatu aturan? Kok jadi ada tombol ‘pause’ ketika akan mengetik sebuah pemikiran. Takut menyinggung, takut menghina dan segala macam ketakutan lainnya. Mas Anggara dan Mas Aji, yang jadi nara sumber diskusi, hanya bilang, kalau kita memang harus hidup dengan aturan itu. Walaupun perjuangan harus dilakukan untuk meningkatkan posisi tawar para blogger ini…

Sampai, salah seorang peserta diskusi mengatakan, kenapa kita yang harus ribet ngikutin aturan? kenapa ngga aturannya yang didiskusikan, supaya bisa mengikuti apa yang bisa kita kerjakan…?

But.. makanya nama yang ngatur itu PEMERINTAH… memang kerjanya MEMERINTAH.. kadang, lebih dominan dibanding MELAYANI… kalau MELAYANI, namanya PELAYANAN… right?

Break out session beres, akhirnya puncak acara pun dilakukan. Door Prize dan pengumuman pemenang kontes blog dan foto. Rupanya yang menang memang yang konsisten, fokus dengan blognya. Wajar saja, kalau mereka dapat hadiah modem, netbook, handphone, dll.. Kalau yang doorprize ya karena beruntung nomor tiketnya diambil oleh MC, atau seperti saya, yang bergaya foto bareng Obama di boothnya Kedubes Amerika Serikat (lumayan, dapat laptopper, ngepas banget dengan kebutuhan)…

Pfyuuuuuuuh…

Akhirnya Pesta Blogger 2009 usai. Banyak yang saya dapat dari event ini. Bayangkan, semua blogger yang berniat baik dengan kemampuan mengekspresikan pemikiran, sama-sama fight untuk menjadikan bangsa ini lebih baik. Rasa-rasanya, nge-blog bisa bikin perubahan. Serius. Lihat saja, dukungan begitu banyak dan tentu saja akan sangat bermakna kalau ‘kekuatan’ blogger ini diarahkan dengan cara yang positif..

Sekali lagi, JUMLAH BLOGGER yang semakin BANYAK, dengan BENANG MERAH NIAT BAIK, pasti akan menghasilkan PERUBAHAN untuk BANGSA ini menjadi LEBIH BAIK…

Salut untuk Pesta Blogger 2009. Semoga berlanjut dan lebih baik….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *