Baban Sarbana

Social Business Coach

Browsing Archive:

Daily Archives: December 16, 2008

Pemuda Indonesia Paling Tua

Ini pengalaman saya waktu ikutan Youth Worker Training Program di Cheonan, South Korea….

Kegiatan diadakan di National Youth Center of South Korea. Diikuti oleh 7 negara. Kami, dari Indonesia diwakili oleh 3 delegasi, saya, Fathurrahman dari Kemenegpora, dan Misbach Fikrianto dari Sekolah Rakyat.

Dalam salah satu sesi, ada presentasi peserta dari berbagai negara. Hari ini kita presentasi ttg Youth Policy di Indonesia, sambil mendengarkan apa yang dijelaskan oleh delegasi dari negara lain.

Walaupun secara formal kita ngga ada bekal tentang Youth Policy, tapi, dengan adanya internet, kita bisa menjadi “pengarang” yang bagus. Memang rumusan tentang Indonesian Youth Policy belum ada. Kalaupun dalam bentuk Rancangan Undang-undang, katanya nyasar entah dimana. So, bagaimana mau menyelesaikan masalah, kalau rancangan youth policynya saja tidak ada? atau memang kami yang tidak tahu?

Continue reading

Menulis itu Mengeyangkan

Saya ingat rekor dunia membuat buku or novel dicatat oleh Barbara Cartland, jumlahnya 26 buku dalam satu tahun. Seumur hidupnya sudah menulis 700-an novel. Luar biasa. Bagaimana mungkin, seseorang bisa menulis demikian banyak? Sementara di sisi lain, banyak juga orang yang kesulitan untuk sekedar menuliskan idenya menjadi alur cerita yang runut, enak dicerna?

Hmmm, bagi saya menulis adalah kesenangan yang mengenyangkan. Kenapa, karena rasa lapar saya akan pengetahuan baru, terpenuhi dengan menulis. Terus terang saja, begitu menuliskan apa yang ada di kepala, pada saat yang sama, saya terperangah akan betapa banyak ketidaktahuan saya. Sehingga kelaparan akan keingintahuan menjadi petualangan yang menyenangkan.

Menulis bukan hanya pekerjaan tangan, tapi seluruh tubuh juga ikut bekerja. Otak, punggung, mata, wajah, semua tubuh pokokny. Mengapa demikian? karena menulis bukan sekedar merangkai huruf menjadi kata, menyusunnya menjadi kalimat, merangkainya menjadi alenia dan meletakkannya sebagai sebuah cerita. Menulis adalah menyampaikan gagasan.

Akan ada periode merinding, ketika memang menulis itu membuat kita sendiri kaget: kok sampai kepikiran ya…?

Menulis adalah pekerjaan yang mengenyangkan, karena kelaparan akan rasa ingin tahu, terpenuhi dengan kemampuan otak mencari, memasangkan informasi satu sama lain sehingga menjadi deskripsi yang mencerahkan.

Jadikan menulis sebagai kesenangan sekaligus wisata keingintahuan.