Baban Sarbana

Social Business Coach

Browsing Archive:

Daily Archives: November 8, 2008

Ade Rai itu bukan besar, tapi sehat

Smart FM, Jakarta

Datang jam 08.30, nungguin Ade Rai selesai talkshow. Saya ke Smart FM karena mau menyerahkan tesis yang judulnya “Transformasi Pola Pikir dan Ketangguhan Mental Mantan Atlet yang Menjadi Pengusaha (Studi Kasus Ade Rai dan Liem Siauw Bok)”. Selama nunggu itu saya coret-coret buku AMPUH yang dikejar deadline untuk direvisi.

Seperti biasa, saya disuguhi teh manis oleh OB Smart, laki-laki, badannya cungkring banget alias kurus. Saya minum teh dan melanjutkan mengoreksi buku AMPUH.

Jam 09.10, Ade Rai selesai talkshow, saya langsung keluar dan menyapa mereka. Seperti kata Ririe (penyiar Smart FM), kalau deket Ade Rai, kita itu kaya hamster, ngerasanya keciiiiiiiiiiiiiiil banget. Tapi karena dia ramah, biasanya negor duluan, makanya kita jadi nyaman kalau ngomong.

Saya kasih tesis untuk dia, dan dia mulai baca-baca. Mungkin ini pertama kalinya dia dijadikan sebagai obyek penelitian. Hmmm. Makanya Ade Rai cukup interest. Saya cerita kalau ujian kelulusan itu menjadi lebih mudah karena cerita tentang Ade Rai, bagaimana dia bisa mentranformasi pola pikir dan ketangguhan mentalnya dari atlet menjadi entrepreneur.

Obrolan berlanjut ke arah yang lebih dalem. Ternyata Ade Rai juga punya keinginan untuk bikin buku. Idenya banyak, mulai dari 100 ways to loose your fat, fitness untuk muslimah, dll. Ngga kelar2. Semoga aja ini jadi awalan untuk melakukan sinergi (silaturahmi energi).

Setelah obrolan cukup lama, dan kesana kemari, maka kemungkinan untuk kerjasama bikin buku, akan dirancang di pertemuan berikutnya. Saya cukup terperangah dengan cara pandang Ade Rai tentang apa yang sudah dikerjakannya saat ini. Saya sedang berhadapan dengan Juara Dunia Non Drugs Body Builder…. Hmmm, merinding jadinya.

Jadi Ade Rai adalah contoh bagaimana orang memelihara tubuhnya sesehat mungkin, udah paling mentok dan ajaibnya, tanpa menggunakan obat-obatan. Sementara banyak orang yang mau tubuhnya bagus, malah pake drugs.

Ade Rai itu bukan gede badannya, tapi sehat badannya. Gede ama sehat itu beda lho… Gendut ama berotot juga beda.

Pas udah mau pisahan, saya keluarin buku AMPUH, dan ngasih tau Ade Rai bahwa di tahun 2001 ketika saya pertama kali menulis buku itu, di bagian tentang Menjadi Model, saya katakan, bahwa Ade Rai adalah model kalau orang nyebut kata binaragawan.

Al hasil, buku saya yang udah bulukan itu, karena dicoret-coret malah membuat Ade Rai tertarik. Saya ragu juga, tapi ya… semoga saja dia baca dan bisa ngasih komentar atau pengantar….

Saya pulang dengan hati yang lebih gembira. Paling ngga, menjadi penulis bisa lebih membuat saya optimis menjalani kehidupan di dunia maupun akherat.

Milih kelapa muda itu ada ilmunya

Pasar Ular, Plumpang

Karena kehausan, saya berhenti sebentar di warung yang menjual kelapa bakar. Biasanya harga 1 porsi Rp 12.500. Katanya berkhasiat, mengatasi lemah syahwat, membuat tubuh lebih bugar, pokoknya menyembuhkan berbagai macam penyakit.

Pernah saya bareng isteri, beli kelapa bakar dan ketika kelapa itu disajikan, saya baru tahu kenapa kelapa bakar itu berkhasiat. Ternyata kelapa bakar itu dicampur dengan jeruk nipis, madu dan telur. Jelas aja berkhasiat. Bukan cuman kelapa bakarnya yang memiliki aneka khasiat untuk menyembuhkan penyakit, tapi tambahan-tambahannya itu.

Di hari lain, siang-siang saya mampir juga di warung itu dan memesan kelapa muda. Saya bilang saya mau yang sedang, jadi daging kelapanya bisa dimakan. Saya ngeliatin apa yang dilakukan oleh tukang kelapa untuk memenuhi keinginan saya itu.

Tukang kelapa ngetok-ngetok buah kelapa pake golok dan melihat juga warna kulit kelapanya. Akhirnya setelah mengetok 5 kelapa, dia memilihkan saya 1 kelapa yang masih hijau kulitnya dan membuka serta menyajikannya pake es batu.

Seger…

Sambil minum, saya mikir, ternyata untuk memilih kelapa muda aja ada ilmunya. Belum tentu semua orang bisa loh milihin kelepa muda sesuai permintaan.

Jadi, segala sesuatu kalau emang mau ada hasilnya kudu pake ilmu.