Ini pengamatan (lagi-lagi di kereta ekonomi), tentang orang-orang yang ngga punya sesuatu sehingga melakukan sesuatu yang berbeda dengan orang lain, atau diperlakukan secara berbeda oleh orang lain. Ini dia:

 

1.       Ngga punya tangan

Karena tangan mereka yang tak berfungsi, sementara yang lain masih bisa berfungsi. Diluar penumpang biasa, mengamen dan mengemis menjadi pilihan.

2.      Ngga punya kaki

Karena kakinya tak berfungsi, entah buntung ujung kakinya, sebatas paha atau malah lumpuh; biasanya mereka mengemis atau ‘ngesot’ di lantai kereta sambil menyapu dan membersihkan sampah, kemudian meminta sedekah dari penumpang.

3.      Ngga punya penglihatan

Karena matanya tak berfungsi, biasanya mengemis, mengamen atau mengaji. Mengamennya bisa live, tipe karaokean atau lip sinc, karena menggunakan kaset yang sudah disetel. Suaranya rata-rata merdu

4.      Ngga punya hati

Nah ini, yang kantornya di kereta, pekerjaan utamanya nyopet. Tega banget, di sela-sela saling mendesak, sempat-sempatnya mencuri. Biasanya, punya gerbong khusus dan waktu khusus dan turun di tempat tertentu. Biasanya juga, kalau spesialisnya nyopet HP, suka mainin HP yang bagus lagi, soalnya dia yakin ngga dicopet. Masa copet dicopet?

5.      Ngga punya duit/karcis

Bisa karena karcisnya keselip entah dimana, atau  malah emang ngga beli karcis. Suka celingak-celinguk, takut kepergok petugas. Ketemu petugas, biasanya bilang..”Abu..Pak!” sambil senyum paling manis.

6.      Ngga punya pertimbangan

Ini dilakukan oleh anak-anak atau orang dewasa yang naik ke atas atap. Biasanya rombongan. Kalau udah ngga kebagian naik di atas atap kereta api, biasanya nyelip di sela-sela gerbong atau malah nemplok di ujung gerbong. Untung keretanya ngga bolak-balik.

7.      Ngga punya teman

Biasanya, begitu duduk, langsung mojok, baca koran atau buku. Sibuk ngeliatin jam, seolah kereta bisa dipercepat. Padahal dia naik kereta yang sama, jam yang sama, kadang di gerbong yang sama. Tak satupun dikenalnya, memang karena ngga niat kenalan. Jadilah tak punya teman.

8.      Ngga punya tujuan

Maksudnya ngga punya tujuan turun di stasiun mana. Biasanya, naik kereta untuk tujuan wisata manusia. Iseng aja pengen ngeliat tipikal manusia di kereta. Naik kereta tapi ngga turun-turun, hanya pindah ke kereta lain dan ikut lagi jalan dengan kereta itu. Lumayan, ongkosnya murah, jalannya banyak.

9.      Ngga punya malu

Biasanya dilakukan oleh pria-pria kelebihan hormone atau kekurangan kasih sayang. Masuk katagori eksebisionis yang mempertontonkan perilaku yang tak pantas. Yang jadi korban, biasanya perempuan muda yang mau ngantor, kadang kalau ngga ngeliat korban, siapa pun bisa jadi korban. Kalau keliatan sedang ‘praktek’ biasanya diteriakin.

10.   Ngga punya nyawa

Ini bagi yang mengalami kecelakaan, ketabrak lagi nyebrang, jatuh dari kereta, dan berbagai traged lainnya. Biasanya mengalami kondisi tubuh yang mengenaskan, dan lebih mengenaskan lagi, biasanya dikerubutin dan ditonton banyak orang, diliput televisi malah.

 

So… apakah Anda melihat hal yang sama… atau ada yang lain di sekeliling Anda…?

 

One thought on “10 NGGA PUNYA DAN AKIBATNYA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *